Sunday, 27 May, 2018 - 04:02

Charity Nite Peduli Dhuafa Ala KNPI Palu

Palu, Metrosulawesi.com - Bertempat di Raego Cafe Jalan Katamso, Jumat malam (21/02/2014), hajatan Charity Nite Peduli Dhuafa dihelat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palu. Suasananya pun dirancang sesantai mungkin.

Inisiator Peduli Dhuafa KNPI Kota Palu, Ruslan Sangadji mengatakan saat ini masih banyak masyarakat Kota Palu yang masuk kategori miskin sampai miskin sekali.

“Melalui Charity Nite ini, kami mengarapkan tumbuh kepedulian untuk membantu warga lainnya yang masih kekurangan,” kata Ochan, panggilan akrabnya.

Menurut Ochan, kegiatan ini seiring dengan program pemerintah Kota Palu yang bermimpi besar ingin menekan angka kemiskinan rakyatnya.

“Dengan seribu rupiah yang kita sisihkan tiap hari, tiap minggu atau tiap bulan, itu disumbangkan sudah cukup berarti bagi saudara-saudara kita yang lain,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palu Sudaryano Lamangkona mengatakan untuk tahun 2014 ini, angka kemiskinan terus ditekan dan sudah berada pada posisi 8,58 persen atau sekitar 13 ribu jiwa.

Dia mencontohkan, warga yang bermukim di Kelurahan Uventumbu, kehidupan mereka jauh dibandingkan dengan yang bermukim di kota. Padahal, mereka juga masih warga kota Palu. Di dusun yang dihuni 130-an kepala keluarga itu, kondisinya memprihatinkan. Untuk tiba di dusun tersebut, lanjut Sudaryano harus menyeberangi sungai yang sama sebanyak sembilan kali. Itu karena tidak adanya infrastruktur jembatan. Untuk bertahan hidup, masyarakat hidup dari berkebun.

“Bgitupula dengan sarana pendidikan. Muridnya sangat sedikit. Itu karena jaraknya dari kampung sejauh 4,5 kilometer,” kata Sudaryano.

Dia mengaku sudah mengajak Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pendidikan untuk sama-sama memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat Uventumbu.