Tuesday, 19 June, 2018 - 18:16

Lagi, Bentrok Warga Pengawu-Tawanjuka Satu Warga Meninggal

Palu, Metrosulawesi.com - Bentrok antar warga kembali pecah di Kota Palu, Sulawesi Tengah Minggu Dinihari (23/2).

Dua warga  bertetangga, pengavu dan tawanjuka, terlibat bentrokan, dengan menggunakan senjata rakitan, batu dan senjata tajam. Polisi terpaksa membubarkan aksi warga dengan tembakan peringatan dan gas air mata. Akibat bentrokan ini, satu warga dilaporkan meninggal dunia.

Tembakan peringatan dari senjata polisi ini terpaksa dikeluarkan, setelah warga mencoba melawan polisi dengan menembakkan senjata rakitan. Polisi dari polres palu ini terpaksa mengejar warga sambil menembakkan gas air mata.

Bentrokan antar warga pengawu dan tawanjuka ini bermula dari aksi pembacokan salah seorang warga pengawu sekitar pukul 02.00 dini hari. Warga yang dibacok ini akhirnya meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit. Aksi pembacokan ini kemudian memancing kemarahan warga dan berakhir dengan bentrokan fisik.

Dua ssk satuan perintis polres palu dibantu tim pengurai massa, akhirnya membubarkan aksi kedua warga. Polisi menembakkan tebakan peringatan dan gas air mata. Meski demikian, warga masih mencoba melawan dengan melempari polisi. Polisi bahkan mengejar warga yang masih melakukan perlawanan dengan menembak polisi dengan senjata rakitan jenis dum dum. Beberapa jam kemudian polisi berhasil menguasai tempat kejadian dan meminta warga untuk bubar.

Beberapa warga memprotes aksi aparat yang menembakkan gas air mata, dengan alasan mereka hanya mempertahankan wilayah mereka. Hingga dini hari ini, wilayah pengawu dan tawanjuka yang letaknya bersebelahan, berangsur-angsur pulih.