Thursday, 23 November, 2017 - 08:17

IJTI-Komnas HAM Kecam Pelaku Bom Depan Radar Sulteng

Siane Indriani Siane Indriani

 

Palu, MetroSulteng.com—Aksi peledakan bom rakitan di depan kantor Harian Radar Sulteng, Senin subuh (24/02/2014), mendapat tanggapan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia.Dalam rilis yang diterima dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah, ada lima point sikap terkait peristiwa tersebut. Paling penting adalah mendesak Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku peledakan bom di depan kantor Harian Radar Sulteng. Ketua IJTI Sulawesi Tengah Pataruddin mengatakan prihatin atas ledakan bom di depan Kantor Harian Radar Sulteng karena dianggap dapat mengganggu kehidupan demokrasi dan kebebasan pers. Dalam rilis tersebut disebutkan bahwa, sksi teror bom tersebut bisa mengganggu iklim demokrasi dan merusak kebebasan pers.   “Selain itu, segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis maupun kantor perusahaan media harus dihentikan. Saya  juga meminta kepada rekan-rekan di Radar Sulteng agar tetap menjalankan tugas-tugas jurnalistik dengan baik dan selalu berkomunikasi dengan aparat keamanan setiap menemukan adanya aksi yang mengganggu,” kata Pataruddin didampingi Sekretaris IJTI Sulteng Muh Iqbal Rasyid. Sementara itu, Komisioner Hak Asasi Manusia Siane Indriani juga menyatakan mengecam peristiwa tersebut. “Ya saya juga mengecam aksi teror semacam ini. Polisi harus mengusut pelaku dan apa motifnya. Karena ini tahun politik, kita harus cerdas menganalisisnya,” kata Siane melalui rilis yang dikirimkan ke MetroSulteng.com. Siane juga menyatakan dukungannya kepada para jurnalis tetap independen dan jangan pernah takut teror-teror semacam ini. “Saya duga ini bukan dilakukan kelompok yang selama ini disebut-sebut, karena lebih bermotif politik,” ujar Siane. 

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.