Thursday, 23 November, 2017 - 08:07

Siswa Smansa Buat Film ‘Hitam Diatas Putih’

smansaPalu,MetroSulteng.com- Membuat film saat ini bukanlah pekerjaan yang terlalu rumit. Buktinya, seluruh siswa kelas 2 di Sma Negeri 1 Palu diharuskan menghaslkan karya sebuah film. Karya ini adalah merupakan hasil dari kerjasama satu kelas. “Jadi satu kelas harus bisa buat 1 film sebagai tugas akhir mata p[elajaran tehnologi Informasi Komunikasi,” kata Hasrul.Untuk kepentingan pengambilan gambar, siswa-siswa tersebut emncari lokasi disekitar kota palu yang sesuai dengan tema film yang diangkat. Perlengkapan pembuatan film terlihat saat mereka tengah bekerja, seperti kamera dan threepod. “Semua peralatan bukan peralatan milik sekolah, tapi punya teman-teman. Kita tidak mau membebankan sekolah untuk tugas seperti ini,” jelas Hasrul saat ditemui Metro Sulteng Minggu (22/2) di anjungan Pantai Talise Palu. Dari pantauan Metro Sulteng, siswa siswa Sma ini terlihat serius mengerjakan tugas mereka. “Judul film kami Hitam Diatas Putih, menceritakan mengenai pergolakan batin seorang anak penderita leukemia turunan, rindu dengan belaian kasihsayang  ibunya . Ibunya sendiri meninggal dengan penyakit yang sama saat melahirkan anak tersebut. dengan penyakit leukemia yang diderita, sang ibu tidak bisa hamil dan menjadikan boneka sebagai pengganti wujud seorang anak. Namun, ditengah keputusasaanya mendapatkan keturunan, ternyata Tuhan masih bermuraah hati. Ia dikaruniai seorang anak, sayangnya ia tidak dapat melihat wujud bayinya karena lebih dahulu meninggal saat proses persalinan,” jelas Hairul yang dipercayakan teman-temannya menjadi sutradara. Lebih lanjut Menurut mereka, kaitan antara pelajaran TIK dan film terletak pada perangkat lunak atau software yang digunakan saat membuat film seperti adobe photohosop,adobe premier serta windows movie marker. Hairul mengaku sangat bersyukur diberikan  tugas membuat film. ” Ini merupakan pembelajaran untuk kita(siswa)  membuat film, selain itu hal ini juga menginsipirasi serta mendorong kita untuk terjun di dunia film.”kata Hairul.  

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.