Thursday, 20 September, 2018 - 21:14

Penjabat Bupati Belu Dilantik

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya akhirnya melantik Wihelmus Foni sebagai Penjabat Bupati Belu. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya akhirnya melantik Wihelmus Foni sebagai Penjabat Bupati Belu.

Kupang, MetroSulteng.com - Menyusul kekosongan pada jabatan Bupati Belu, pasca berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2008-2013, Joachim Lopez - Taolin Ludovikus. Selasa (22/4) kemarin, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya akhirnya melantik Wihelmus Foni sebagai Penjabat Bupati kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara Republik Demokratic Timor Leste (RDTL) tersebut. Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT itu dilantik di Aula Gedung Betelalenok, Atambua.  Gubernur Frans Lebu Raya, dalam sambutannya mengemukakan, pelantikan penjabat Bupati Belu Wilem Foni, sesuai dengan mekanisme dan berdasarkan keputusan Mendagri, setelah menyeleksi tiga nama yang diusulkan. "Proses ini sah menurut prinsip legalitas yang ada dan sesuai kriteria yang berlaku. Bawasannya setelah berakhir masa jabatan Bupati, Gubernur mengusulkan nama untuk menjadi penjabat Bupati," tutur dia. Lebu Raya menjelaskan, tugas pokok penjabat yakni melaksanakan penyelenggaraan pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Belu. Selain itu membantu kelancaran pemilihan Bupati dan Wakil secara langsung sampai  menjadi Bupati defenitif. "Masa jabatan penjabat Bupati paling lama satu tahun saja. Setelah pelantikan Bupati terpilih maka masa penjabat akan berakhir. Saya berharap agar jangan lama-lama, setelah Pilpres penjabat segera koordinasi dengan KPU untuk melaksanakan pemilihan," ucap Ketua Parpol PDIP NTT itu. Pada kesempatan itu juga Lebu Raya menegaskan, dengan kelambatan pelantikan penjabat selama ini, timbul isu-isu yang aneh dan beredar ditengah masyarakat. "Pelantikan hari ini jawaban dari isu ane yang beredar selama ini. Juga mengenai Bupati Lopez, Mendagri memberhentikannya secara hormat," kata dia. Gubernur NTT dua periode itu juga mengingatkan kepada Penjabat Bupati Belu, agar melaksanakan tugas dengan baik, menjaga kepercayaan, serta kerja keras dengan cerdas dan tuntas. Jangan karena jabatannya hanya setahun, kemudian kerja oga ogahan. "Jaga kepercayaan yang diberikan. Lanjutkan apa yang telah dilaksanakan Bupati sebelumnya, lestarikan kebersamaan, rasa persaudaraan dengan seluruh unsur yang ada. Daerah ini akan maju apabila ada kerjasama yang baik," papar dia. Ia berharap, agar seluruh Pimpinan SKPD dan masyarakat mendukung Penjabat Bupati Belu dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga pelayanan kepada publik dapat berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggungjawab yang ada. "Saya minta  masyarakat  dukung penjabat dengan penuh iklas dan tulus," pinta Lebu Raya. Laporan : Yuven Nitano
Tags: