Friday, 21 July, 2017 - 19:01

Aneka Sayuran Palu 'Serbu' Pasar Kalimantan

Seorang pedagang sayur persiapkan pengiriman sayur ke Kalimantan. Seorang pedagang sayur persiapkan pengiriman sayur ke Kalimantan.

Palu, Metrosulteng.com - Sejumlah pengepul sayur di Palu, Sulawesi Tengah, kini berlomba mengirim sayur jenis sawi putih mereka ke Pulau Kalimantan. Itu dilakukan, karena tingginya permintaan pasar di tingkat pengecer di sana. Robi salah satu pengepul sayur menuturkan, tingginya permintaan sayur khususnya jenis sawi putih, sudah berlangsung kurun seminggu. Akibat tingginya permintaan itu, lanjut dia, cukup menguntungkan sejumlah pengepul karena harga jualnya bisa naik dua sampai tiga kali lipat. "Karena harga lokalan kita di Palu cuman Rp 7.500 sampai Rp 10.000 per kilo gram, sementara kalau jual di pasar Pulau Kalimantan Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per kilo gram, jelas ada untung," ungkap Robi di sentra pengepulan sayur Jalan Tolambu, Kecamatan Palu Barat, Jumat (9/5). Menurut Salma pengepul sayur lainnya, tingginya permintaan di pasar Pulau Kalimantan terkhusus di tingkat pengecer sejumlah pasar di Samarinda, Kalimantan Timur karena ketersediaan stok sayur untuk jenis sawi putih di sana kian menipis. "Dari tahun ke tahun kalau stok di tingkat pengecer sana (Samarinda,red) menipis, pasti permintaan di tingkat pengepul Palu sangat meningkat ditunjang dengan harga yang cukup menguntungkan," ungkapnya. "Kami tidak tahu juga kenapa sampai begitu, tapi menurut sejumlah pengepul lainnya, karena kualitas sayur hasil pertanian kita yang sangat baik, dan itu tidak hanya sawi putih, melainkan hampir semua jenis sayur," tambah Salma. Permintaan sawi putih ini juga dianggap pengepul bisa saja berlangsung lama, karena selain ketersediaan stok sawi putih di sejumlah pasar di Samarinda terus memasuki masa berkurang atau menipis, juga dikarenakan banyaknya permintaan masyarakat di sana melalui pesanan SMS dan Telepon. Laporan : M Taufan SP Bustan Editor : Pataruddin
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.