Saturday, 24 February, 2018 - 23:03

Jenis-Jenis Izin Penggunaan Spektrum Frekuensi

frekuensi Foto : mandala.com

Palu, MetroSulteng.com - Sebelum mengajukan izin penggunaan spektrum frekuensi, ada baiknya mengenal dahulu jenis izinnya. Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) telah membagi izin penggunaan menjadi tiga. Hal ini dijelaskan Kasubdit Pelayanan Spektrum DTBD, Jenny M Lumingkewas dalam acara Konsultasi Publik  tentang manajemen sumber daya dan perangkat pos dan informatika di Hotel Santika Palu, Kamis (22/5). Jenis izin penggunaan spektrum frekuensi radio tersebut adalah: Pertama, izin penggunaan spektrum frekuensi radio dalam bentuk pita frekuensi radio, disebut dengan Izin Pita Spektrum Frekuensi Radio (IPSFR). Frekuensi ini dipakai untuk layanan seluler dan FWA 2G/3G (800/900/1800/2100 MHz) dan Wireless Broadband (BWA) 2.3 GHz. Kedua, izin penggunaan spektrum frekuensi radio dalam bentuk kanal frekuensi radio, yang disebut dengan Izin Stasiun Radio (ISR). Izin ini digunakan untuk keperluan radio konvensional (komrad), radio trunking. Penetapan berdasar ketersediaan frekuensi radio. Ketiga, izin kelas, yaitu izin yang diberikan kepada pengguna frekuensi yang mengoperasikan perangkatnya untuk dimanfaatkan secara bersama (sharing). Penggunaan frekuensi ini harus dengan perangkat yang telah memiliki sertifikasi dari Ditjen SDPPI. Pita frekuensi radio yang dikategorikan izin kelas antara lain BWA 2.4 (2400 -2483.5 MHz), BWA 5.8 (5725 - 5825 MHz) serta perangkat dengan daya pancar maksimum 10 mW. Laporan : Zen Editor : Joko
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.