Wednesday, 23 May, 2018 - 20:49

Kemendikbud dan Kemenag Dorong Peningkatan Penerima BSM 2014

BSM Temu media
Foto : Juven

Kupang, MetroSulteng.com - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementrian Agama bersama dengan Sekertariat Tim Nasional  Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) berupaya untuk, terus mendorong tingkat penerimaan Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) dengan menggunakan Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Dalam temu media di Kupang, Kamis (22/5/14), melalui  Kasubdit Pembinaan SMK pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Teguh Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh mengatakan, program BSM merupakan program bantuan berupa uang tunai yang akan diberikan kepada keluarga sasaran yang memiliki anak usia sekolah untuk meringankan mereka dalam memenuhi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan. “BSM merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan dukungan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan keluarga yang berisiko jauth miskin untuk mendapatkan akses pendidikan,” Katanya. Sementara itu Kepala/Ketua Pokja Pengendali Klaster 1 Sekretariat TNP2K, Sri Kusumastuti Rahayu menambahkan, pada tahun 2013 lalu, pemerintah telah membagikan KPS kepada 15,5 juta Rumah Tangga Sasaran, atau masyarakat Indonesia yang berada di 25 % tingkat kesejahtraan terendah. “Dengan adanya KPS, pemerintah berusaha memperbaiki penetapan sasaran program-program perlindungan sosial, termasuk program BSM agar lebih terarah dan tepat sasaran,” Kata Sri. Sri menambahkan, semua rumah tangga penerima KPS yang memiliki anak usia sekolah, baik yang terdaftar disekolah maupun madrasah negeri dan swasta, berhak mendapatkan manfaat program BSM walaupun tidak tercantum di dalam KPS. “Cukup dengan membawa KPS ke sekolah beserta bukti pendukung, seperti Kartu Keluarga (KK) atau Surat Keterangan dari RT/RW setempat yang menyatakan bahwa anak ini berasal dari rumah tangga penerima KPS,” ungkapnya. Untuk diketahui, program BSM untuk Tahun 2014 (Tahun pelajaran 2013/2014/2015) akan menjangkau 11.2 juta anak usia sekolah yang terdaftar disekolah dari keluarga miskin dan rentan. Dengan rincian BSM Kemendikbud sebanyak 9.191.844 siswa (SD : 6.046.921 siswa. SMP : 2.169.890 siswa. SMA : 550.000 siswa dan SMK : 425.033 siswa). Sementara BSM dari Kemenag sebanyak 1.939.756 siswa (MI : 819.338 siswa. MTs : 765.491 siswa. MA : 354.929 siswa). Laporan : Juven Nitano Editor : Erna DL
Tags: