Thursday, 23 November, 2017 - 08:11

Polisi Dalami Tewasnya Warga Desa Bolano

IMG_9324 Foto : dok. Metro Sulteng

Palu, MetroSulteng.com – Hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan penyebab tewasnya Yusran (52), warga Desa Bolano Lambunu yang ditemukan tewas dengan luka tusukan sedalam tiga sentimeter pada leher. Juru bicara Polda Sulteng, AKBP Utoro Saputro, Jumat (6/6/2014) mengungkapkan kronologis kejadian, pada 22 Mei 2014 sekitar pukul 14:00 Kepala Pos Polisi (Kapospol) Kota Raya Polsek Tomini, Bripka Hamzah bersama Briptu Heriawan melakukan penggerebekan judi sabung ayam di rumah Renio Desa Kotaraya Timur. Saat melakukan penggrebekan, anggota Pospol Kota Raya tersebut membuang tembakan ke arah udara untuk membubarkan massa yang ikut dalam judi tersebut. Setelah kegiatan judi tersebut bubar, di temukan orang warga yang diketahui bernama Yusran, petani asal Desa Bolano Lambunu telah terkapar di depan rumah Renio. Saat diperiksa, ternyata korban sudah meninggal. Hasil visum rumah sakit setempat, pada leher korban terdapat luka sedalam 3 cm akibat terkena benda tajam (pisau taji). Diduga korban meninggal karena terlalu banyak mengeluarkan darah. Sementara itu, pihak Polsek Bolanu Lombunu dan Polsek Moutong telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban, dan minta agar tidak melakukan tindakan - tindakan yang melanggar hukum, serta mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk melakukan pencarian terhadap pelaku. Laporan : Yosua Editor : Joko
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.