Friday, 24 March, 2017 - 06:12

Tukang Parkir Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Ratusan Warga Demo

20140609_104413 Foto : Fika

PALU,MetroSulteng.com - Ratusan pengunjukrasa peduli Ilyas  ALi,turun ke jalan, Senin (9/6).  Mereka mendatangi Kantor Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan memrotes kematian Ilyas Ali (37) alias daeng Ali yang tidak wajar.  Daeng Ali merupakan seorang tukang parkir yang saban hari bekerja  di Pusat Perbelanjaan di Jalan Hasanuddin,  Kota Palu. Para pengunjukrasa mendatangi Kantor Polda Sulteng dengan membawa peti jenazah Ilyas Ali yang diberikan oleh Polres Palu. Mereka berencana mengembalikan peti jenazah tersebut kepada polisi. Mereka pun berorasi secara bergantian. Dalam orasinya mereka mendesak polisi untuk mengusut tuntas kematian daeng Ali. 20140609_111007 "Tangkap oknum polisi yang telah membuat daeng Ali tewas. Kasihan istri dan dua orang anaknya yang masih kecil. Siapa yg akan membiayai mereka," kata salah satu pengunjuk rasa dengan kesal. Usai berorasi, para pengunjuk rasa pun melanjutkan ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Di kantor wakil rakyat ini mereka diterima oleh anggota DPR Nawawi Sang Kilat. Kepada pengunjuk rasa Nawawi mengatakan akan memanggil Kapolda Sulteng terkait peristiwa ini dan sejumlah peristiwa lainnya. 20140609_113657"Kita sudah agendakan jadwalnya. Kita tunggu saja apa hasilnya nanti. Kita sudah mengundang Kapolda agar  bisa menghadiri undangan kami," kata Nawawi. Setelah mendapat jawaban dari anggota dewan tersebut, para pengunjuk rasa kemudian melanjutkan perjalanan  menuju kantor Polres Palu.  Ratusan massa yang tergabung dalam beberapa forum keadilan long march menuju Polres Palu dengan membawa peti mati yang disumbangkan oleh Polres Palu. Sesampainya di Polres Palu mereka langsung memberikan peti mati berwarna putih tersebut. Bahkan dengan kesal ada seorang pengunjuk rasa yang kesal dengan membanting peti mati tersebut. Tak ada orasi. Para pengunjuk rasa ini pun kemudian membubarkan diri dengan tertib . Laporan : Fika Faradila Editor : Erna DL
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.