Wednesday, 16 August, 2017 - 23:28

Waduh, Mau Nyoblos di Pilpres Masih Harus Isi Format Disdukcapil

pemilu_2014_cPalu, MetroSulteng.com - Sebanyak 548 calon pemilih di Kabupaten Parigi Moutong masih harus mengisi format data kependudukan yang disiapkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Jika tidak, maka mereka tidak akan bisa menggunakan hak politiknya pada pemilu presiden 2014 alias tidak bisa nyoblos. Sebab, meski namanya sudah terdata di daftar pemilih tetap (DPT), namun nomor induk kependudukan (NIK) masih invalid sebagaimana aturan pemilu presiden. Divisi Teknis dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong Haris mengatakan, telah menerima surat dari Disdukcapil bahwa 548 nama tersebut tidak termasuk dalam data base kependudukan. "Dalam surat itu disebutkan bahwa 548 itu harus mengisi format untuk mendapatkan NIK," katanya. Dia menjelaskan, angka 548 calon pemilih NIK invalid tersebut diperoleh saat rekapitulasi DPSHP pemilu presiden beberapa waktu lalu. "Pada saat rekapitulasi DPSHP ada 612 yang NIK invalid. Selanjutnya kami surati Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan hanya 64 di antaranya yang bisa dibersihkan atau sesuai dengan data base. Sisanya 548 orang itulah yang harus mengisi format di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mendapatkan NIK," paparnya. Selain 548 orang tersebut, masih ada lagi 335 lainnya yang juga NIK invalid. Sehingga totalnya menjadi 883. Khusus 335 NIK invalid diketahui setelah penetapan DPT dan belum dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dia mengatakan, telah menjadwalkan pertemuan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Jumat (20/6) untuk koordinasi menyelesaikan semua NIK invalid tersebut. "Sekaligus kami koordinasikan semuanya, baik 548 yang pada saat DPSHP maupun 335 setelah penetapan DPT," katanya. "Kami berharap sebelum penetapan daftar pemilih khusus (DPK) sudah bersih NIK invalid itu. Penetapan DPK dijadwalkan 1-2 Juli 2014," imbuhnya. Diketahui, dari seluruh kabupaten kota se Sulteng, hanya Parigi Moutong yang masih memiliki NIK invalid di DPT. Laporan : Syamsu Rizal
Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.