Saturday, 19 August, 2017 - 18:59

“Mas Joko” Tidak Terlibat Politik Praktis

Wali Kota Palu H Rusdi Mastura dan Ketua KWSLP Juwarno. (Foto : Dok Joko Santoso)

Diisukan Dukung Kandidat Tertentu

Palu, Metrosulawesi.com – Ketua Kerukunan Warung Sari Laut Palu (KWSLP), atau yang lebih dikenal Warung Mas Joko, Juwarno mengatakan, pihaknya tidak pernah menyatakan secara resmi kelembagaan memberikan dukungan kepada kandidat bakal calon wali kota atau bakal calon wakil wali kota siapapun.

Hal ini ditegaskan Juwarno kepada Metro Sulawesi, terkait kabar yang menyebutkan bahwa KWSLP memberikan dukungan terhadap salah satu bakal calon wakil wali kota tertentu, Minggu (26/7).

“Tidak pernah dan tidak ada, tolong klarifikasi itu,” tegasnya.

Bino, panggilan ketua KWSLP ini juga menegaskan, bahwa lembaga ini dibentuk bukan untuk kepentingan dan komoditi politik partai ataupun figur tertentu, tetapi murni sebagai wadah para pemilik warung makan “Mas Joko”.

“Sejak awal terbentuknya lembaga ini adalah berasal dari inisiatif teman-teman pemilik warung makan sari laut. Tidak ada yang berusaha mendekati kandidat dan partai politik tertentu. Dan kita juga tidak ingin terjebak dalam pragmatism politik,” imbuhnya.

Dia menuturkan, bahwa secara hukum KWSLP diakui pemerintah, sebab memiliki badan hukum yang jelas, terdaftar di kenotariatan serta terdaftar di Badan Kesbangpol Kota Palu. Dengan begitu KWSLP memiliki Anggaran Dasar Rumah Tangga, yang didalamnya sama sekali tidak mencantumkan bahwa lembaga ini memiliki ikatan khusus dengan kandidat politik, bahkan partai politik.

Sementara itu, sekretaris KWSLP, Muhammad Yasmu H Said menegaskan, bahwa KWSLP bukan lembaga politik, tetapi juga tidak melarang anggotanya untuk terlibat dalam kegiatan politik.

Kata dia, jika ada pemilik warung sari laut yang mendukung kandidat tertentu, maka sifatnya pribadi bukan atas nama lembaga. Sebab, sejak awal seluruh pengurus dan anggota KWSLP tidak pernah mendasari pendirian lembaga ini untuk kepentingan politik praktis.

“Jadi kalau ada yang mencatut lembaga ini, itu adalah bohong besar. Dan sebaiknya jangan dipilih, karena urusan begini saja sudah melakukan penipuan,” tegas Yasmu.

Yasmu juga mengatakan, terbentuknya lembaga ini, selain sebagai wadah silaturahmi pemilik warung sari laut di Kota Palu, juga untuk bermitra dengan Pemkot Palu, khususnya badan penerimaan yang menangani retribusi daerah.

Untuk diketahui, KWSLP secara resmi terbentuk pada 15 Desember 2014, yang ditandai dengan pelantikan secara resmi pengurus periode pertama oleh Wali Kota Palu H Rusdi Mastura bertempat di Gedung Kesenian Paguyuban Eko Wandowo Jalan Kartini.

KWSLP memiliki sekitar 300 warung se-Kota Palu, yang kemudian berkembang hingga wilayah Kabupaten Sigi dan Donggala yang menyatakan diri untuk bergabung dengan lembaga ini. Meski dikenal sebagai warung milik pendatang asal jawa, tetapi tidak sedikit pemilik warung “Mas Joko” berasal dari warga asli Palu dan Sulawesi Selatan.

“Jadi kalau ada kandidat, misalkan kebetulan dia warga Jawa, dan mengaku mendapat rekomendasi dan dukungan dari KWSLP itu bohong,” tegas Yasmu.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.