Tuesday, 17 January, 2017 - 06:06

“Pecenongan” Akan Berdiri di Pasar Tua

Sudaryano Lamangkona saat memberikan sambutan mewakili Wali Kota Palu pada acara Pasar Tua Pameran Festival dan Karnaval Akhir Tahun di kawasan Pasar Tua (Pasar Bambaru) Palu, Sabtu, 24 Desember 2016. (Foto : M Yusuf BJ/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kecamatan Palu Barat terus menggalakkan beragam inovasi untuk membangun wilayahnya. Salah satunya dengan memanfaatkan Pasar Tua atau Pasar Bambaru yang terletak di Kelurahan Baru untuk dijadikan pusat kuliner Kota Palu, mirip kawasan kuliner Pecenongan Jakarta.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Palu Sudaryano Lamangkona yang mewakili Wali Kota Palu dalam acara pembukaan Pasar Tua Pameran, Festival dan Karnaval Akhir Tahun di kompleks Pasar Tua Palu.

“Pada Jalan Teuku Umar, Jalan Cokroaminoto dan Jalan Daeng Pawindu mulai 2017 akan ditata, dan Insyaallah akan dijadikan kawasan kuliner Kota Palu. Ini sudah masuk dalam perencanaan Bapak wali Kota Palu. Kalau di Jakarta, kawasan ini akan sama dengan kawasan Pecenongan,” kata Sudaryano.

Sudaryano mengatakan semua kuliner diupayakan berada di kawasan tersebut untuk menjual beragam makanan dan minuman pada waktu malam.

“Dengan catatan, bagi para penjual, setelah selesai menjual harus membersihkan kembali tempatnya. Jangan dibiarkan sampah berserakan,” katanya.

Untuk mendukung pusat kuliner tersebut, kata Sudaryano, pihaknya juga akan menata drainase di kawasan Pasar Tua Palu.

“Drainase di sekitar sini akan kami tata kembali. Mulai dari sepanjang Jalan Teuku Umar, keliling Jalan Cokroaminoto, sampai Jalan Daeng Pawindu akan terisi oleh pedagang kaki lima,” ungkapnya.

“Jadi masyarakat Kota Palu bisa datang ke kawasan tersebut untuk menikmati kuliner-kuliner khas Kota Palu atau yang lainnya,” kata sosok yang akrab disapa Ano ini.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan