Monday, 27 March, 2017 - 01:14

“Sate Mobil” Bukit Indah di Donggala Kodi Cocok Untuk Liburan Malam Tahun Baru

SUGUHKAN KEINDAHAN - Karyawan “Sate Mobil” Bukit Indah foto bersama dengan latar mobil disusun mirip sate. (Foto : Tahmil Burhanudin/ Metrosulawesi)

Menikmati ikan segar di tepi kolam, sambil memandangi hamparan teluk dan jajaran padat bangunan kota dari ketinggian bukit yang udaranya segar, sudah barang tentu merupakan hal yang menyenangkan bagi siapa saja. Berikut laporan, wartawan Metrosulawesi yang berkesempatan mengunjungi tempat Wisata Sate Mobil Bukit Indah di Kelurahan Donggala Kodi, Kota Palu.

SATE Mobil Bukit Indah, begitu disebut. Tempat wisata ini mulai dibuka untuk umum, Selasa 20 Desember 2016. Letaknya di Jalan Uwe Numpu, berbatasan antara Kelurahan Donggala Kodi dengan Desa Kanuna, Kabupaten Sigi, atau sebagian orang mengenalnya dengan sebutan Bukit Padanjese. Untuk masuk ke lokasi ini hanya perlu membayar tiket masuk Rp 10 ribu per orang.

Udara segar, angin sepoi-sepoi dan pemandangan yang elok menjanjikan suasana nyaman saat berada di tempat ini. Susunan unit mobil bertingkat tujuh dengan warna-warna mencolok tampak seperti sate dapat dilihat di dua tempat di sana.

Untuk menyaksikan kembang api di akhir tahun juga sangat strategis dari tempat ini, karena letaknya di ketinggian bukit yang masih berada di kawasan Kota Palu. Mata bebas liar memandang ke segala penjuru Kota Palu yang tampak berada jauh di bawah kaki bukit letak wisata Sate Mobil Bukit Indah. Siapa saja pasti akan merasa nyaman saat berada di sana.

Di tempat wisata yang satu ini, pengunjung bisa menikmati suasana hening dari raungan kendaraan di keramaian kota, meski letaknya masih di Kota Palu. Udara di sana masih terasa segar, mungkin karena letaknya di ketinggian dan masih banyak pepohonan di sekitarnya.

Dengan sedikit polesan oleh Tadjuddin Lantagi, pemilik lokasi wisata Sate Mobil Bukit Indah, tempat itu jauh lebih menarik lagi. Ada gazebo, penginapan, mini market, sejumlah kolam berisi ikan air tawar, tanaman hias, binatang peliharaan, dan yang paling mencolok puluhan kendaraan dari roda dua, ruda empat, hingga sebuah replika pesawat berukuran cukup besar ada di sana.

Bahkan, ada susunan unit mobil di dua tempat yang tampak seperti sate. Dari situ juga nama lokasi wisata tersebut diambil ‘Sate Mobil’ yang tidak sedikit dijadikan objek foto masyarakat yang datang ke sana.

Satu tugu sate mobil terdiri dari tujuh unit mobil yang tersusun, satu terdiri dari mobil berwarna-warni bak pelangi, yang satunya lagi keseluruhannya berwarna kuning.

Tidak hanya sampai di situ, di Sate Mobil Bukit Indah pengunjung juga dapat menikmati berbagai menu makanan dan minuman, dari snack, soft drink, hingga makanan berat seperti sate daging sapi, pallu basa dan ikan bakar atau goreng.

Saya yang berkesempatan mencicipi menu ikan goreng di sana sangat menikmati. Dipadukan dengan cah kangkung, sup kuah bening, dan sebakul nasi putih, ikan segar yang dihidangkan dengan sambel menggugah selera. Ditambah lagi pemandangan yang elok terpampang nyata di depan mata, sejauh mata memandang terhampar keelokan Kota Palu dari ketinggian bukit menambah selera makan.

Ya, gazebonya sengaja dibiarkan terbuka agar pengunjung bebas melempar pandangannya ke segala arah. Begitu juga dengan mini marketnya yang menyediakan tempat duduk dan meja untuk menikmati makanan atau sekadar menikmati kopi dan aneka jus di sana.

Di tepi mini marketnya ada kolam yang sengaja dijadikan tempat ikan peliharaan. Di sana memang ada sejumlah kolam ikan, dari kolam ini pula ikan-ikan segar siap disajikan. Hanya dengan harga Rp 135 ribu, pengunjung bisa menikmati ikan seberat 1 kilogram lengkap dengan nasi dan cah kangkungnya yang bisa dinikmati 4-5 orang.

“Jadi ikannya semua ikan segar, bisa dibakar juga bisa digoreng,” ujar pengelola wisata itu, Donald S Sengkey.

Jika hanya ingin sekedar datang berfoto dan menikmati keindahan alam dari sana, ada sejumlah mobil antik yang sengaja dipajang di sana juga bisa menjadi objek latar berfoto. Latar gunung, atau latar teluk dan Kota Palu juga bisa jadi pilihan berfoto.

Tempat wisata ini sengaja dibuka sebelum pelepasn tahun 2016, pemilik Sate Mobil Bukit Indah berharap masyarakat bisa menjadikan tempat itu sebagai tujuan menikmati pemandangan akhir tahun nanti.

“Supaya masyarakat bisa tahu dulu kalau ternyata di sini ada tempat wisata yang bisa didatangi. Jadi kita sengaja mulai buka untuk umum mulai hari ini (kemarin),” kata Tadjuddin Lantagi.

Di sana pengunjung bisa menyaksikan langsung suasana pelepasan tahun yang biasanya dimeriahkan  kembang api. Letaknya yang berada di ketinggian memberikan nilai tambah untuk menyaksikan kembang api di langit Kota Palu.

Rencananya, pemilik Sate Mobil Bukit Indah itu baru akan melakukan soft launching pada 29 Desember 2016 mendatang. Area wisata yang berdiri di atas lahan sekitar 20 hektare itu sudah mempekerjakan belasan karyawan.

Haji Taju, sapaan akrab laki-laki 61 tahun tersebut berharap pemerintah memberikan dukungan akan hadirnya lokasi wisata tersebut.

“Ini juga untuk menambah tempat wisata di Kota Palu, jadi kita harap pemerintah mendukung,” harapnya.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.