Monday, 19 February, 2018 - 10:22

13 SMP di Palu Siap Gelar UNBK

Ansyar Sutiadi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Dinas Pendidikan Kota Palu terus memantau persiapan 13 SMP negeri di Kota Palu yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. 

“Saat ini 13 sekolah itu sedang membiasakan para peserta didiknya melakukan simulasi UNBK secara internal dengan memanfaatkan sarana di sekolahnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu Ansyar Sutiadi di ruang kerjanya, Kamis, 25 Januari 2018.

Simulasi ini kata Ansyar, bertujuan untuk melatih dan membiasakan mental para siswa sehingga tidak tegang atau kaget saat mengikuti UNBK nanti.

“Kemudian para guru kami harapkan bisa berperan aktif bersama-sama kepala sekolah dalam memonitoring, memantau serta memotivasi peserta didiknya. UNBK yang dilaksanakan di sejumlah SMPN yang saat ini hampir mencapai 50 persen, ini akan memberikan dampak yang baik untuk peningkatan mutu pendidikan di Kota Palu,” ujar Ansyar.

Menurut Ansyar, pelaksanaan UNBK betul-betul murni, tidak ada lagi campur tangan pihak lain.

"Karena soal yang keluar langsung dan jawabanya pun langsung diketahui, ini yang akan memperjelas kami terkait dengan pemetaan sekolah di Palu,” katanya.

“Nanti kami lihat mana sekolah-sekolah maju akademiknya dan mana sekolah akademiknya yang perlu kami tingkatkan,” ungkapnya.

Ansyar mengatakan kesiapan sejumlah siswa sudah matang, tinggal menunggu ketambahan bantuan komputer yang diadakan Dinas Pendidikan Kota Palu tahun ini.

“Tambahan komputer hanya di beberapa sekolah, sekitar 100 unit,” katanya.

Selain itu, kata Ansyar, pihaknya akan bekerjasama dengan PLN selaku penyedia sumber daya listrik, untuk menjamin ketersediaan listrik saat UNBK berlangsung.

“Karena tahun ini semakin banyak sekolah kita menggelar UNBK, baik itu negeri maupun swasta,” ujarnya.  


Editor: M Yusuf Bj

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.