Sunday, 19 August, 2018 - 01:44

14.200 Ton Stok Beras Bulog Sulteng Cukup untuk 7 Bulan Kedepan

TINJAU STOK - Rombongan Komisi IV DPR RI saat meninjau stok beras di Gudang Bulog Sulteng di Palu pada Februari 2018 lalu. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Stok beras Bulog Sulteng saat ini mencapai 14.200 ton. Kepala Perum Bulog Sulteng Khozin mengatakan stok tersebut cukup hingga tujuh bulan kedepan.

Demikian dilaporkannya Kepada Gubernur H Longki Djanggola saat rapat forum komunikasi pimpinan daerah triwulan kedua di Palu, Senin, 21 Mei 2018.

“Beras cukup untuk tujuh bulan kedepan. Kita punya stok beras 14.200 ton di Gudang Bulog Sulteng,” lapor Khozin.

Dia merincikan stok beras itu berada di Bulog Tondo 6.500 ton, Poso 3.000 ton, Tolitoli 3.000 ton, dan Luwuk 1.700 ton.

“Setiap hari kita juga menerima tambahan sampai 100 ton dari petani, terutama Banggai dan Poso,” ujarnya.

Bulog Sulteng diungkapkan Khozin gencar melakukan operasi pasar setiap harinya dengan cara mendistribusikan beras bulog ke sejumlah pasar. Hal itu dilakukan agar stabilitas harga tetap terjaga.

Melalui kesempatan ini, Khozin juga melaporkan stok sejumlah kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir, tepung terigu dan minyak goreng.

“Stok minyak goreng 96.000 liter, tepung terigu 15.000 Kg, dan gula pasir 600 ton. Kami juga sedang mengusahakan penambahan 100 ton gula pasir,” ucapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Moh Arief Latjuba menerangkan untuk harga jual beras saat ini di daerahnya sesuai dengan ketentuan. Untuk beras premium Rp12.800/Kg, sementara beras medium Rp9.450/Kg.

“Beras varietas lain berkisar Rp9.450 sampai Rp10.000 per kilogram. Kalau gula pasir 12.500 per kilogram. Untuk minyak goreng stabil, demikian juga tepung,” terang Arief.