Thursday, 23 November, 2017 - 06:20

15 Calon Berebut Ketua PMII, Minus Putra Sulteng

Bakal Calon Ketua PB PMII dan Ketua Kopri PB PMII. (Foto : Ist)

STORY HIGHLIGHTS
  • Calon Ketua PB PMII: Iden Robert Ulum (Malang), Rizavan S Tohoriqi (Yogyakarta), Luqi Sa’adilah (Garut), Agus Herlambang (Jombang), Ayi S Umam (Jawa Barat), M Zeni (Sumut), Sabolah (NTB), Junaidi (Semarang), Taufik Nurrohim (Bandung), Zaenal Abidin (Jember), Arief Hermanto (Jambi), Mulyadin Permana (Jakarta), MS Hidayatulloh (Sulsel), Chandra (Ciputat), Ahmad Zairudin (Surabaya).
  • Calon Ketua PB KOPRI PMII: Septi Rahmawati (Lampung), Putriani (Kalbar), Ijazul Kholifah (Ciputat), Herlina Nasution (Sumut), Athik H Ummah (Jatim).

Palu, Metrosulawesi.com - Besok, Selasa 16 Mei 2017, Presiden Joko Widodo akan membuka Kongres XIX PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Sedikitnya ada 15 kader yang mencalonkan diri untuk meramaikan bursa pemilihan ketua di organisasi itu.

Ke-15 calon itu akan berebut Ketua Pengurus Besar (PB) PMII. Sementara lima calon lainnya berebut untuk jabatan ketua Korps PMII Putri (Kopri) PB PMII.

Informasi yang diperoleh Metrosulawesi, Minggu 14 Mei, nama-nama calon Ketua PB PMII di antaranya: Iden Robert Ulum (Malang), Rizavan S. Tohoriqi (Yogyakarta), Luqi Sa’adilah (Garut), Agus Herlambang (Jombang), Ayi S. Umam (Jawa Barat), M. Zeni (Sumut), Sabolah (NTB), Junaidi (Semarang), Taufik Nurrohim (Bandung), Zaenal Abidin (Jember), Arief Hermanto (Jambi), Mulyadin Permana (Jakarta), M. S. Hidayatulloh (Sulsel), Chandra (Ciputat), Ahmad Zairudin (Surabaya).

Sementara lima nama untuk calon ketua PB Kopri PMII, yakni: Septi Rahmawati (Lampung), Putriani (Kalbar), Ijazul Kholifah (Ciputat), Herlina Nasution (Sumut) dan Athik H. Ummah (Jatim).

Dari sederet nama calon yang mendaftar, tak satu pun putra asal Sulawesi Tengah. Padahal, mereka tak kalah kualitas dari calon yang ada.

Ketua Cabang PMII Kota Palu Riyan Hidayat yang dihubungi tadi malam, membenarkan tak ada putra asal Sulteng yang ikut mencalonkan diri.

“Kalau untuk putra daerah Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu sebenarnya banyak yang memiliki kapasistas dan kualitas untuk menjadi calon ketua PB PMII dan Ketua kopri PB PMII, bahkan ada beberapa yang berkeinginan menjadi calon. Namun untuk Kongres kali ini, kami masih fokus untuk suksesi kegiatan kongres PMII,” katanya.

“Untuk mempersiapkan Kongres PMII tidak mudah. Ada banyak persiapan yang harus dilakukan. Salah satu misalnya, melakukan komunikasi yang tidak biasa untuk menghadirkan beberapa tokoh nasional untuk Kongres. Terutama untuk menghadirkan Presiden RI tidaklah mudah. Sehingga kami fokus untuk mempersiapkan kebutuhan dan persiapan kongres,” sambungnya.

Saat disinggung terkait dukungan Kota Palu untuk pemilihan Ketua PB PMII, Riyan mengaku belum memikirkan soal itu.

“Kami masih fokus untuk mempersiapkan kongres. Yang terpenting adalah Kongres PMII berjalan dengan lancar, aman dan damai, karena sebagai tuan rumah yang baik, kita ingin memberikan yang terbaik untuk Kongres PMII kali ini,” katanya.

Diawali Sarasehan

Kordinator Nasional Media Center Kongres XIX PMII, Munawir Arifin, mengungkapkan pada hari ini Senin, 15 Mei 2017 kegiatan sebelum masuk pada Kongres PMII akan dilaksanakan Sarasehan.

“Sarasehan ini akan menghadirkan tujuh narasumber. Yaitu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Wakil Ketua Badan pemeriksaan keuangan (BPK) Bahrullah Akbar, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Jazilul Fawaid, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Kepala Kepolisian RI Jend. Pol. Drs. H. M. Tito Karnavian, MA. Ph.D, Menteri Desa, Pembengunan Daerah Tertinggaldan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo,” katanya.

Nawir mengatakan, semua narasumber akan membawakan materi yang berkaitan dengan tema Kongres PMII yaitu Menegukkan Konsensus Bernegara Untuk Indonesia Berkeadaban.

"Jadi kongres kali ini, kita ingin memberikan pesan-pesan perdamaian demi keutuhan khebinekaan dan negara kesatuan republik Indonesia,” sambungnya.

Seperti diberitakan, Minggu 14 Mei, Kongres PMII XIX di Palu, selain memilih ketua baru, juga akan membahas berbagai isu terkini. Salah satunya adalah perdamaian dan kebhinekaan.

“Pada kongres PMII kami akan menguatkan isu kebangsaan dan kenegaraan, serta tidak melupakan nilai keislaman yang moderat. Islam rahmatan lil alamin, serta menjaga ideologi pancasila,” kata Munawir.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.