Thursday, 20 September, 2018 - 02:11

2016, Tidak Ada Penerimaan PNS

Kepala BKD Kota Palu, Moh Rifani Pakamundi. (Foto : Dok Metrosulawesi)

“Penerimaan PNS di daerah inikan tergantung dari pemerintah pusat. Kalau kita diberi jatah, pasti akan ada penerimaan PNS,” - Moh Rifani Pakamundi, Kepala BKD Kota Palu -

Palu, Metrosulawesi.com - Bagi anda yang berminat menjadi pegawai negeri sipil (PNS)  harus mengurungkan niatnya dulu. Tahun ini Pemerintah belum membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), baik melalui formasi honorer katagori 2 maupun jalur umum.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palu, Moh Rifani Pakamundi, mengungkapkan, penghentian rekrutmen CPNS itu tertuang dalam surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB) nomor B/2631/M.PAN-RB/07/2016 tentang informasi mengenai pengadaan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2016.

“Surat edaran ini meminta seluruh kepala daerah, baik tingkat provinsi dan kabupaten kota untuk melakukan penundaan penerimaan pegawai ASN baru di tahun 2016. Artinya tidak ada penerimaan ditahun ini,” ujar Rifani kepada Metrosulawesi, Senin, 8 Agustus 2016.
 
Dia mengatakan, penundaan rekrutmen CPNS itu berlaku juga di lingkup kementerian dan lembaga daerah lainnya. Presiden katanya, mengarahkan kepada seluruh lembaga dan pemerintah daerah untuk menghemat penggunaan anggaran, sehingga belanja daerah itu lebih besar kepada belanja modal.

“Sesuai edaran MenPAN-RB, kepala daerah untuk tahun ini diminta melakukan re-distribusi pegawai secara internal atau antar instansi,” kata Rifani.

Terkait penghentian penerimaan CPNS itu, pemda tidak bisa berbuat banyak, karena semuanya ditentukan oleh pemerintah pusat.

“Penerimaan PNS di daerah inikan tergantung dari pemerintah pusat. Kalau kita diberi jatah, pasti akan ada penerimaan PNS,” ujar Rifani.

Rifani menjelaskan, tahun ini hanya ada tiga daerah yang mendapat pengecualian. Yakni provinsi Papua, Papua Barat dan Kalimantan Utara. Tiga daerah,tersebut dibolehkan mengangkat PNS yang telah lulus seleksi sistem computer assisted test (CAT) pada tahun 2014 silam yang sempat tertunda.
 
“Lamaran PNS hanya terbatas pada tenaga dokter, dokter gigi bidan PTT dan guru garis depan. Dan untuk Kalimantan Utara dibolehkan mengingat itu daerah otonomi baru,” ujarnya.


Editor : Udin Salim