Saturday, 25 March, 2017 - 06:05

2017, Dinas PU Palu Dapat Gelontoran Dana Rp117 Miliar

Kadis PU Palu, Singgih B Prasetyo (kanan) bersama Sekretaris Dinas PU Syarifuddin saat memberikan keterangan persnya di kantornya, Selasa, 27 Desember 2016. (Foto : M Yusuf BJ/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pada 2017, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu akan mendapatkan anggaran sebesar Rp117 Miliar. Anggaran tersebut sudah termasuk belanja pegawai dan pembangunan infrastruktur di Kota Palu.

Demikian disampaikan Kepala Dinas PU Kota Palu Singgih B. Prasetyo saat konferensi pers di kantornya, Selasa, 27 Desember 2016.

“Anggaran tersebut termasuk belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta pembangunan infrastruktur,” katanya.

Berdasarkan instruksi Wali Kota Palu, kata Singgih, pihaknya akan fokus tiga komponen pembangunan infrastruktur.

“Jadi ada tiga fokus pekerjaan yang akan kami laksanakan pada 2017 sesuai dengan instruksi Wali Kota Palu, yaitu jalan, drainase, dan air bersih. Jadi itu termasuk jalan lingkungan,” ungkapnya.

“Kalau jalan yang kami kerjakan, saluran atau drainase dibawahnya belum siap, kami tidak berani untuk menangani salurannya, karena nanti akan jadi masalah. Tidak semuanya, usulan masyarakat untuk pembuatan drainase, salurannya dalam keadaan siap untuk dibangun,” katanya.

Sementara itu, Singgih mengungkapkan pembangunan infrastruktur 2017 juga berdasarkan hasil musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan).

“Jadi untuk pembangunan infrastruktur 2017 berasal dari hasil musrenbang yang kami akomodir, hasil reses anggota DPRD Palu, dan visi misi Wali Kota Palu. Bagaimana menangani suatu kawasan langsung tuntas,” katanya.

“Musrenbang itu seharusnya berasal dari RPJMD kelurahan. Tapi ini tidak pernah dijalankan oleh pihak kelurahan, seharusnya ini diaktifkan. Seharusnya RJMD kelurahan yang dijadikan dasar untuk pembangunan di Kota Palu. Kadang orang yang mewakili musrenbang tahun ini, berbeda dengan tahun kemarin. Ini problem pengawalan saja,” tambahnya.

Singgih mengungkapkan untuk proyek air bersih pada 2017, pihaknya tetap berkomitmen dengan proyek air Pasigala (Parigi, Sigi, Donggala).

“Pipa pasigala sekarang sudah masuk di Lasoani. Dan Insyaallah tahun depan, pipa pasigal sudah masuk ke rumah-rumah,” katanya.

“Untuk proyek air bersih 2017, kami akan fokus pada pembangunan air bersih di Silae dan Pasigala. Mudah-mudahan proyek air bersih ini tidak ada masalah dengan sumber mata airnya,” tambahnya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.