Monday, 23 July, 2018 - 08:18

2018, PT IMIP Targetkan Rekrut 8.000 Karyawan

PENCARI KERJA - Suasana pelaksanaan verifikasi berkas untuk calon karyawan baru di PT IMIP, Senin 7 Mei 2018. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.com - PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menargetkan,sepanjang tahun 2018 akan merekrut kurang lebih 8.000 karyawan Indonesia untuk dipekerjakan di sejumlah pabrik dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di dalam kawasan.

Manager Human Resource Departement (HRD) PT IMIP, Achmanto Mendatu, mengatakan, perekrutan ribuan karyawan itu dilakukan demi memenuhi kebutuhan sumber daya manusia untuk menggerakkan mesin-mesin pabrik dan PLTU yang berada di dalam kawasan PT IMIP.

Selain itu, perekrutan ini juga sebagai persiapan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di tiga pabrik dan dua PLTU baru, yang dijadwalkan akan mulai dibangun pada tahun ini.

"Pabrik-pabrik yang berada di dalam kawasan ini membutuhkan banyak sekali tenaga kerja. Kami membuka peluang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya kepada Metrosulawesi, Senin 7 Mei 2018.

HRD PT IMIP yang akrab disapa Datu itu, mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan ribuan tenaga kerja ini, terhitung sejak Januari 2018, pihaknya sudah mulai melakukan perekrutan. Dia optimistis target 8.000  karyawan itu bisa tercapai, karena hingga April 2018, jumlah karyawan Indonesia yang berhasil direkrut dan saat ini telah bekerja sebanyak 3.249 orang.

"Pada Desember 2017, total karyawan Indonesia yang bekerja di kawasan PT IMIP sebanyak 18.556 orang. Jika ditambah dengan yang kami rekrut sejak Januari - April sepanjang tahun 2018, total karyawan Indonesia yang bekerja di sini sekarang berjumlah 21.805 orang,” kata Datu.

Mengenai lamanya proses administrasi hingga seorang calon karyawan dinyatakan diterima bekerja, kata Datu, karena pihaknya setiap hari harus melayani ratusan calon karyawan yang memasukkan berkas. Proses penerimaan berkas lamaran calon karyawan berlangsung setiap hari. Tak heran, jumlah berkas lamaran yang harus diproses rata-rata 100 hingga 150 orang.

“Hari ini saja, (Senin 7 Mei,red) ada 200 calon karyawan yang sudah selesai proses administrasinya dan telah dinyatakan diterima bekerja sebagai karyawan di sini. Bahkan, di Indonesia tak ada satu pun perusahaan yang model perekrutannya seperti yang terjadi di PT IMIP," sebutnya.

Koordinator Media Relation PT IMIP, Dedy Kurniawan mengatakan, dalam perekrutan tersebut pihaknya masih memprioritaskan warga Morowali yang dibuktikan dengan dokumen kependudukan. Alasannya, karena PT IMIP berada dan beroperasi di wilayah itu.

"Tapi kami tidak menutup diri kepada warga di luar Kabupaten Morowali atau bahkan di luar Sulawesi Tengah. Silakan saja datang dan memasukkan berkas lamaran. Sepanjang memenuhi persyaratan yang kami tetapkan, tentu akan diterima,” katanya.

Sebelumnya, sambung Dedy, saat berkunjung di kawasan PT IMIP, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan Bupati Morowali, Anwar Hafid, menyatakan mengapresiasi perekrutan tenaga kerja Indonesia yang dilakukan PT IMIP.

Kedua Kepala Daerah itu juga mendukung berbagai training yang dilakukan PT IMIP untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya di Kabupaten Morowali dan Provinsi Sulawesi Tengah.   


Editor: Udin Salim

Tags: