Friday, 23 June, 2017 - 11:31

2019, NasDem Target Menang

SIAP MENANG - Pengurus Partai NasDem saat memberikan keterangan pers pada pembukaan Rapat Koordinasi Khusus Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem yang digelar di Hotel Grand Duta, Senin 29 Agustus 2016. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Pengurus Partai NasDem se Sulteng Gelar Rakorsus

Palu, Metrosulawesi.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tengah H Achmad Ali menargetkan, Partai NasDem menjadi pemenang atau peraih suara terbanyak dalam pemilihan umum 2019 di Sulawesi Tengah. Sedangkan untuk pemilihan secara nasional, NasDem ditargetkan bisa masuk tiga besar.

“Yah, kita targetkan NasDem akan masuk tiga besar di tingkat nasional dan jadi pemenang di Sulawesi Tengah dalam pemilu tahun 2019 mendatang,” tegasnya kepada wartawan di sela Rapat Koordinasi Khusus Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem yang digelar di Hotel Grand Duta, Senin 29 Agustus 2016.

Target yang diusung tersebut, lanjut Achmad Ali, bukanlah hal yang  berlebihan dan wajar. Alasannya, saat masih baru lahir dan menjadi peserta baru di Pemilu 2014 lalu dengan baru menjual janji-janji politik ternyata bisa meraih hasil yang signifikan. Khusus untuk Sulawesi Tengah, kata dia, awalnya mungkin banyak pihak yang menyangsikan peluang Partai NasDem, apalagi dipimpin Ahmad Ali yang menurutnya tidak populer dan reputasi yang masih diragukan.

Namun kebersamaan dan kerja kolektif yang dilakukan di internal partai, kata dia, terjawab sudah dan partai NasDem berhasil menempatkan seluruh kader di seluruh kabupaten. 

“Menempatkan satu anggota DPR-RI, lima anggota di DPRD Sulteng, 40 anggota DPRD di kabupaten dan kota dan melahirkan tiga bupati yang merupakan bupati terbaik di Sulteng. Ini bukti nyata dan menambah optimisme kami dalam pemilu 2019 mendatang,” ujarnya lagi dengan penuh optimistis.

Menyambut pemilu 2019, Ahmad Ali menilai waktu tiga tahun masih cukup untuk melakukan konsolidasi yang kuat dengan seluruh pengurus dan kader partai NasDem. Ia pun terus melakukan konsolidasi setiap saat dan membangun komunikasi dengan konstituen.

Khusus untuk pemilukada serentak  tahun 2017 dan 2018, partai NasDem tidak hanya sekadar ikut pemilu, tapi akan serius dan sungguh-sungguh untuk memilih orang atau kader yang diusung Partai NasDem bisa menang. Disebutkan, untuk tahun 2017 dua daerah yang akan melakukan pemilukada yakni Kabupaten Donggala dan Buol. Sedangkan untuk tahun 2018, ada tiga daerah yakni Kabupaten Parigi Moutong, Morowali dan Banggai Kepulauan.

Rapat koordinasi khusus Bappilu Partai NasDem Sulawesi Tengah dihadiri seluruh pengurus dan kader NasDem yang telah duduk di kursi legislatif. Acara tersebut dihadiri pula Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Nining Indra Saleh.

Dalam kesempatan ini juga Partai Nasdem Sulawesi Tengah menggelar kegiatan donor darah yang diikuti 100 peserta yang kesemuanya pengurus partai Nasdem Sulteng. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tengah H Achmad Ali melihat langsung kegiatan donor darah tersebut.

Sientje Nayoan, politisi perempuan yang juga Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Banggai ikut melakukan donor darah. Menurut Since, kegiatan amal yang dicanangkan oleh Ahmad M. Ali sebagai Ketua DPW Partai Nasdem ini memiliki nilai positif. Kata dia, partai tidak hanya mengurusi hal-hal besar, tetapi juga kegiatan-kegiatan amal yang memiliki korelasi langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Politisi perempuan yang sehari-hari sebagai wakil rakyat ini menjadi salah satu kader NasDem yang diandalkan untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik di Kabupaten Banggai.

Kehadiran Sientje dalam rakorsus pada tingkat DPW menambah bobot artikulasi politik yang emansipatif keberadaan perempuan.

"Secara khusus, hal ini saya persembahkan untuk perempuan dan anak yang membutuhkannya dimana pun," tegasnya. (edy/emy)


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.