Tuesday, 27 June, 2017 - 22:08

24 Megawatt Disediakan untuk Sambungan Baru

TRANSMISI BARU – Baringin Nababan (kedua dari kiri) adn sejumlah petinggi PLN saat melakukan foto bersama usai penandatanganan prasasti peresmian Jaringan Transmisi 70 Kv GI Sidera-Talise, Rabu 10 Agustus 2016. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - General Manager PLN Suluttenggo, Baringin Nababan mengatakan sebesar 24 Megawatt sksn disalurkan untuk melayani masyarakat yang masuk dalam daftar tunggu pemasangan sambungan baru. Kata dia, pemasangan baru tersebut akan dilaksanakan secara selektif.

“Dengan telah terinterkoneksi jaringan Sidera-Talise melalui PLTA Poso, maka sistem kelistrikan di Kota Palu lebih kuat. Dengan masuknya ini, maka beberapa daya dari PLTU Tawaeli bisa tersalurkan lewat trafo yang baru, karena ada penambahan kapasitas trafo sebesar 24 Megawatt. Nah, 24 Megawatt itulah yang akan kami salurkan secara selektif untuk melayani daftar tunggu sambungan baru,” kata Baringin Nababan saat acara Peresmian Gardu Induk (GI) Talise, Rabu 10 Agustus 2016.

Sebelum GI Talise beroperasi, kata Baringin, ada beberapa alasan pihaknya belum melakukan pemasangan sambungan baru.

“Pertama, jaringan kita atau trafo belum siap untuk menyalurkan. Kedua, dari sisi konsumen juga belum siap. Jadi mereka sudah mengajukan secara lisan dan tulisan, namun fisik infrastrukturnya belum ada. Ketiga, ada juga konsumen yang belum bayar,” katanya.

Baringin menjelaskan pihaknya menetapkan skala prioritas dalam melayani daftar tunggu sambungan baru.

“Skala prioritas itu siapa yang daftar duluan dan membayar duluan, itu yang dilayani. Dan, tidak bisa dibandingkan calon pelanggan perumahan dengan bisnis dan industri. Jadi, kalau sambungan ke perumahan tetap prioritas, sesuai dengan aturan yang ada,” katanya.

Sebelumnya, PLN Area Palu mulai melakukan pengoperasian Jaringan Transmisi 70 kV dari Gardu Induk (GI) Sidera ke GI Talise, Rabu 10 Agustus 2016. Peresmian dilaksanakan setelah PLN menyelesaikan pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo volt (150 kV) yang menghubungkan Gardu Induk Sidera (Palu Baru) dengan Gardu Induk Silae/Tipo pada sistem kelistrikan Palu.

Dalam sambutannya, Direktur PLN Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara (SNT), Machnizon Masri mengatakan peresmian pengoperasian jaringan transmisi tersebut adalah salah satu solusi mengatasi defisit daya di Kota Palu dan sekitarnya.

“Dengan begitu, pasokan listrik untuk Kota Palu dan sekitarnya bertambah kuat setelah mendapat ketambahan jaringan transmisi ini. Selain itu, konektivitas jaringan ini juga sangat mendukung pertumbuhan ekonomi dan penambahan bebas pasokan listrik di Sulawesi Tengah, yang ditandai dengan terus tumbuhnya permintaan pasokan listrik masyarakat Kota Palu dan sekitarnya,” katanya.

Machnizon mengatakan selain membangun pembangkit, pihaknya juga terus membangun transmisi gardu induk sebagai infrastruktur pendukung.

“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat Sulawesi Tengah dan juga kepada Pemerintah Daerah atas kerjasama dan dukungannya selama ini, sehingga proyek pembangunan infrastruktur yang dilakukan PLN dapat berjalan sebagaimana harapan kita bersama,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dalam sambutannya mengatakan peresmian Gardu Induk Talise yang secara langsung akan menambah pasokan listrik di Kota Palu dan sekitarnya sangat dinantikan masyarakat.

“Kegiatan ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat Sulawesi Tengah. Karena ini adalah suatu janji PLN yang sudah diumumkan sebelumnya kepada masyarakat. Artinya PLN tidak ingkar janji dan bekerja maksimal,” katanya.

“Insyaallah sore ini juga, kegiatan ini langsung saya laporkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Karena beliau berpesan, apabila ada kegiatan kelistrikan di Sulawesi Tengah yang butuh penanganan cepat, maka langsung tangani. Jadi kalau ada permasalahan PLN dan Pemda Sulteng, langsung segera diputuskan, aturan urusan belakang,” katanya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.