Friday, 22 June, 2018 - 13:33

266 Siswa Baru di MTsN 1 Palu

Dahlan Kandupi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Sebanyak 266 calon peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Palu telah dinyatakan lulus menjadi peserta didik MTsN 1 Palu. Para peserta didik ini akan mengikuti tes Multiple Intelligences Research (Mir) beberapa waktu mendatang.

Kepala MTsN 1 Palu, Dahlan Kandupi mengatakan ratusan siswa tersebut merupakan siswa yang telah dinyatakan lulus pada penerimaan siswa baru tahun 2018. Sebelumnya sebanyak 700 lebih calon peserta didik yang mendaftarkan diri untuk menjadi calon peserta didik MTs Cikditiro.

Namun, dari hasil seleksi, dinyatakan sebanyak 266 orang yang dinyatakan lulus. Jumlah itu sesuai dengan kuota daya tampung MTsN 1 Palu.

“Setelah mereka dinyatakan lulus, mereka akan mengikuti tes Mir, untuk mengetahui potensi masing-masing dari calon peserta didik tersebut. Kedepannya mereka akan di bagi menjadi delapan kelas sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing siswa berdasarkan hasil tes Mir tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, tidak ada peserta didik yang bodoh, hanya saja mereka memilik potensi dibidang masing-masing. Oleh karena itu, hasil dari tes Mir ini akan menjadi landasan bagi sekolah untuk membagi rombongan belajar mereka. Dengan begitu, peserta didik nantinya akan satu ruangan dengan peserta didik lainya yang memiliki potensi yang sama.

Kata dia, hal itu tentunya akan mempermudah guru dalam memilih metode belajar dan mengajar yang tepat, berdasarkan tipe dan potensi yang dimiliki para peserta didik dalam setiap ruangan. Bahkan, kata dia, para tenaga pengajar juga telah mengikuti tes Mir, sehingga mereka bisa mengajar di kelas yang sesuai dengan potensi yang dimiliki guru berdasarkan hasil tes Mir tersebut.

“Seperti diketahui, bila seorang anak menangkap informasi atau materi apapun sesuai dengan gaya belajarnya, maka tidak akan ada pelajaran yang sulit. Untuk itu, membutuhkan pengamatan manual untuk melihat kebiasaan yang disukai anak saat belajar. Kemudian dengan menggunakan metode MIR,” katanya.

Dahlan mengatakan, MIR digunakan untuk mengetahui kecenderungan kecerdasan anak dan deskripsi gaya belajar anak yang dominan. Pasalnya, bila guru atau orangtua tahu gaya belajar anak, mereka dapat menjadi fasilitator belajar anak, atau minimal mengetahui pintu masuk otak terbuka lebar untuk informasi yang diterima oleh siswa. 


Editor: M Yusuf Bj