Tuesday, 26 September, 2017 - 17:17

276 Kader NasDem Sulteng Digembleng di Alam Terbuka

FOTO BERSAMA - Ketua DPW Partai NasDem Sulteng, Ahmad M Ali foto bersama 276 peserta Pendidikan Kader Khusus di Desa Oloboju, kabupaten Sigi, Sabtu 26 November 2016. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.com - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat Sulawesi Tengah (DPW NasDem Sulteng) mulai hari ini, Sabtu 26 November 2016 hingga Minggu 27 November 2016, menggembleng 276 kadernya di alam terbuka, yakni di Desa Oloboju, kabupaten Sigi.

Ketua Badan Pendidikan DPW NasDem Sulteng, Atha Mahmud, SH dalam laporannya mengatakan, pendidikan Kader Khusus Partai NasDem ini adalah artikulasi penting dari pemikiran seorang inisiator, inspirator dan peletak dasar gagasan perubahan Restorasi Indonesia, Surya Paloh. Pendidikan Politik merupakan jiwa dari pada partai politik.

Sementara itu, Ketua DPW Nasdem Sulteng H Ahmad Ali mengatakan, Pendidikan Kader Khusus ini dilakukan sebagai upaya melahirkan kader-kader menghadapi Pemilu dan Pemilihan Presiden tahun 2019. Pendidikan Kader Khusus ini dilakukan di luar dari kebiasaan yang selama ini dihelat di hotel-hotel.

Anggota DPR RI itu juga mengatakan, di sini tidak ada kader yang istimewa, semuanya sama, entah itu anggota Dewan, Bupati maupun kader lainnya.

“Kita di sini sama, tidak ada kader yang di istimewakan,” tegasnya.
 
Setelah upacara pembukaan, para kader langsung menerima materi terkait 4 Pilar Kebangsaan. Dalam kesempatan kali ini, Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Rudi Sufahriadi, tampil sebagai keynote speaker yang membawakan materi.

Kegiatan Pendidikan Kader Khusus ini mendatangkan pemateri dari pengurus Dewan Pimpinan Pusat serta Akademisi. Sementara peserta pendidikan menghadirkan seluruh pengurus DPD se Sulawesi Tengah dan Badan Pendidikan di masing-masing daerah.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.