Friday, 20 April, 2018 - 20:41

3 Ribu Warga Morowali Tak Bisa Cetak e-KTP

PELAYANAN - Suasana di stan pameran Kantor Dukcapil Morowali di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali yang membuka pelayanan. (Foto :  Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Bungku, Metrosulawesi.com - Kepala Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Morowali Rosnawati Mustafa mengungkapkan,  masih ada sekitar tiga ribuan warga Morowali yang belum mengantongi e-KTP.

"Kalau untuk Morowali ada sekitar tiga ribuan penduduk tidak bisa dicetak e-KTP, persoalan tidak bisa dicetak e- KTP itu, bukan karena Dukcapil kehabisan blanko, kejadian ini tidak hanya di Morowali,tapi juga semua wilayah Indonesia," ujar Rosnawati ditemui Metrosulawesi belum lama ini.

Dia mengatakan, salah satu kedala dalam perekaman e-KTP adalah gangguan jaringan. Akibatnya, perekaman molor dari waktu yang sudah ditentukan, sehingga menjadikan proses pelayanan tertunda. Tapi, tetap dilanjutkan manakala jaringan sudah normal kembali.

"Meskipun belum menutup pelayanan akan tetapi ada sebagian kecil penduduk Morowali belum terekam," kata Rosnawati ditemui Metrosulawesi belum lama ini.

Menurutnya, pada Agustus lalu Dukcapil turun ke lapangan dan mendatangi tempat berdomisilinya sejumlah warga masyarakat yang belum sempat terekam. Namun,setelah berada di lokasi mereka tidak berada di tempat.

"Kalau masalah target sudah jelas kami dari pihak Dukcapil mewakili pemerintah ingin 100 persen penduduk Morowali bisa terekam.Karena sekarang baru mencapai 95 peren yang sudah terekam," katanya.

Menurut dia terkait dengan Pilkada serentak 2018 sesuai petunjuk dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih dimungkinkan bagi penduduk Morowali yang belum memiliki e-KTP untuk hak pilihnya bisa memakai surat keterangan sebagai pengantinya.

Menurutnya bahwa sesuai petunjuk Kemendagri untuk surat keterangan yang dimaksud berakhir pada bulan Februari 2018, dan untuk surat keterangan itu juga hanya berlaku untuk Pilkada bukan untuk Pemilu gubernur dan legislatif.

"Bukan berarti penduduk memakai surat keterangan karena stok blanko tidak cukup atau habis,tapi memang karena datanya tidak bisa tercetak. Di Dukcapil Morowali, masih ada tersedia sekitar sepuluh ribu jumlah blanko," ungkap Rosnawati Mustafa. 


Editor : Syamsu Rizal

Tags: