Thursday, 16 August, 2018 - 20:03

40 Dokter Dikirim ke Togean

BESIAP KE TOGEAN - Sebanyak 40 orang dokter yang tergabung dalam Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) dikirim ke Pulau Togean. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.com - Sebanyak 40 orang dokter yang tergabung dalam Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) dikirim ke Pulau Togean, untuk melaksanakan bakti sosial nasional. Para dokter umum tersebut dilepas oleh Gubernur H Longki Djanggola  dihalaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis, 2 Agustus 2018.

Ketua PDUI Sulteng dr Muh Akbar menerangkan pelaksanaan bakti sosial dalam rangka peringatan PDUI ke 10, sealigus dalam rangka menyambut HUT Proklamsi RI ke 73 yang dipusatkan di Kepulauan Togean Kabupaten Touna. 

“Selain itu, kegatan bakti sosial juga untuk memperkenalkan destinasi wisata Pulau Togean kepada para dokter yang hadir dari provinsi lain,” terangnya.

Akbar menambahkan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam bakti sosial yaitu sunatan masal, pemeriksaan kesehatan penyakit tidak menular, deteksi dini mulut rahim, pemeriksaan stanting, dan penyuluhan mengenai HIV. 

“Ini sebagai bukti bahwa dokter umum selalu berada digarda terdepan dalam pelayanan kesehatan,” tandasnya.

Sementara Gubernur Sulteng  H Longki Djanggola dalam kesempatannya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada PDUI yang telah berkanan membantu pemerintah Sulawesi Tengah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan memilih Sulteng, khusunya Togean untuk melaksanakan bakti sosial.

“Harus diakui IPM sulteng saat ini masih dibawah rata rata nasional dan IPM tersebut ada diindikator kesehatan, dimana stanting masih cukup tinggi, gizi buruk dan angka kematian ibu dan bayi juga masih cukup tinggi. Itu artinya derajat kesehatan di Sulteng masih belum memadai,” ujar gubernur.

Gubernur berharap dokter PDUI bisa sebagai garda terdepan dalam hal kesehatan primer agar memotivasi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Diharap pula masyarakat mau mendatangi pusat kesehatan terdekat.

“Setidaknya masyarakat harus paham betul kalau kesehatan itu sangat penting,” tandas Longki.

Bakti sosial PDUI akan berlangsung selama tiga hari mulai 3 sampai 5 Agustus. 

 

Editor: Syamsu Rizal