Tuesday, 23 May, 2017 - 16:48

465 CPNS K2 Matra Resmi PNS

PEGAWAI BARU - Bupati Matra Agus Ambo Djiwa saat melantik PNS K2 Matra, Senin 21 November 2016. (Foto : Ist)

Matra, Metrosulawesi.com - Setelah menjalani masa percobaan selama dua tahun, sebanyak 465 CPNS kategori dua (K2) Matra akhirnya resmi menyandang status PNS.

Itu setelah dilakukan pemgambilan sumpah oleh Bupati Matra Agus Ambo Djiwa, Senin 21 November, bertempat di lantai dasar masjid Madaniah Pasangkayu. Hadir pula dalam kesempatan itu Sekkab Matra M. Natsir, perwakilan polres Matra, perwakilan pengadilan negeri Pasangkayu, kepala BKDD Matra, serta para SKPD lainnya.

Ke 465 PNS K2 ini, masing-masing golongan I, 85 orang, golongan II, 294 orang, golongan III, 82 orang, dan formasi khusus dokter PTT golongan III/b, 4 orang.

Dalam kesempatan itu, bupati menghimbau kepada semua PNS K2 ini agar bekerja secara profesional, tekun dan ulet. Agar pelayanan birokrasi Matra bisa semakin baik dan memuaskan rakyat.

Ia juga mengingatkan agar amanah sebagai abdi negara itu, bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya, sebab untuk diangkat menjadi seorang PNS bukanlah hal yang mudah, apa lagi sebelumnya pengangkatan CPNS K2 ini nyaris saja batal dengan adanya beberapa polemik yang menyertainya.

"Tentu pengambilan sumpah ini sangat berarti dan bermakna bagi bapak ibu sekalian, dimana kurun waktu penilaian selama dua tahun, kalau dianggap layak maka hari ini disumpah, kalau dianggap tidak layak maka tidak akan pernah di sumpah. Dengan penyumpahan ini anda semua telah berstatus PNS dan berhak mendapat tunjangan 100 persen," terang bupati saat memberi sambutan.

Sebagai abdi negara, para PNS K2 ini juga diminta tetap memiliki loyalitas kepada pemimpin, mendukung semua program kerja pemkab Matra, sehingga visi misi bupati dan wakil bupati selama lima tahun kedepan dapat terealisasi dengan baik.

"Mari semua kembali mengoreksi diri, apa yang telah dibuat untuk pembangunan daerah, apa yang telah diperbuat untuk perbaikan pelayanan birokrasi, serta sejuah mana loyalitas terhadap daerah dan pimpinan. Sumpah yang barusan diucapkan akan dipertanggung jawabkan dunia akhirat," ujar bupati mengingatkan.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.