Sunday, 22 July, 2018 - 12:52

557 Calhaj Kota Palu Telah Setor Paspor

Muhammad Isnaeni. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kementerian Agama Kota Palu mencatat dari 729 calon Jamaah Haji (Calhaj) tahun ini, baru 557 Calhaj yang menyetor paspor sebagai persyaratan penerbitan visa haji. 

Demikian dikatakan Kepala Seksi Penyelengara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Palu, Muhammad Isnaeni kepada Metrosulawesi, Jumat, 6 April 2018.

Sementara untuk pemeriksaan kesehatan, kata Isnaeni, sebanyak 566 Calhaj yang telah memeriksakan kesehatannya di sejumlah Puskesmas di Kota Palu.

“Kami mengimbau Calhaj tahun ini agar segera menyetor paspornya di Kemenag Kota Palu, dan segera memeriksakan kesehatan di puskesmas terdekat,” ujarnya.

Isnaeni mengungkapkan sebagaimana tahun sebelumnya, untuk jamaah lansia selalu diberikan perhatian khususnya, salah satunya diberi kesempatan untuk diberangkatkan haji lebih cepat dari pada waktu yang ditentukan.
 
“Namun untuk tahun ini, persyaratan jamaah lansia yang bisa ikut menunaikan ibadah haji, sebagaimana yang telah diatur pemerintah per tanggal 17 Juli 2018, usia Calhaj lansia minimal 75 tahun dan telah terdaftar dalam Siskohat Kemenag, sebagai jamaah haji reguler sebelum 1 januari 2016,” jelasnya.

Kata dia, Calhaj lansia yang berusia75 tahun harus didamping satu pendamping dengan ketentuan Calhaj lansia mendapat rekomendasi atau surat dari dokter bahwa lansia tersebut harus didampingi.

“Yang berhak mendampingi hanya suami atau istri, serta anak atau adik kandung, tetapi anak dan adik kandung sudah terdaftar dalam Siskohat sebagai jamaah haji reguler paling lambat 31 Desember 2015,” katanya.

Terkati pelunasan biaya haji tahun ini, Isnaeni mengungkapkan hingga saat ini, surat resmi untuk Kemenag Kota Palu terkait Ketentuan Presiden (Kepres) mengenai pelunasan BPIH yang ditandatangani oleh Presiden RI sebagai pijakan dasar dimulainya pelunasan biaya perjalanan ibadah haji 2018 belum diterima. 

Dia mengimbau kepada Calhaj Kota Palu yang akan diberangkatkan tahun ini agar bersabar soal informasi pelunasan BPIH.

“Kemudian bila terdapat jamaah yang belum memeriksakan kesehatannya, maka untuk pelunasan tahap awal, jamaah tersebut tidak dibolehkan melunasinya. Karena salah satu syarat pelunasan BPIH harus memiliki surat istitoah yang ditandatangani oleh dokter yang ditunjuk pemerintah,” katanya.


Editor: M Yusuf Bj