Friday, 17 August, 2018 - 17:24

700 Pendaftar di SMKN 2 Palu Telah Kembalikan Formulir PPDB

SUASANA PPDB - Sejumlah siswa SMP saat mendaftar dan mengikuti tes wawancara di Aula SMKN 2 Palu, Senin, 4 Juni 2018. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala SMK Negeri 2 Palu, Kasman mengungkapkan sejak dibukanya pendaftaran siswa baru 2 Mei-4 Juni 2018 (dini hari tadi-red), formulir PPDB yang telah keluar sudah mencapai 2000 lembar, sementara yang mengembalikan formulir ke SMKN 2 Palu sekitar 700 pendaftar.

“Jadi kemarin sudah 700 lebih yang mengembalikan formulir, mereka yang telah mengembalikan formulir ini tidak semerta-merta langsung diterima karena harus melalui seleksi lagi. Kami menerima sesuai jumlah kouta atau rombongan belajar (rombel) sebanyak 12 kelas, dalam satu kelas maksimal 36 siswa. Sehingga sekitar 432 siswa yang akan diterima di SMKN 2 Palu,” jelas Kasman di Palu, Senin, 4 Juni 2018.

Kata Kasman, seleksi pertama adalah melihat nilai Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN), kedua, diprioritaskan siswa yang tidak akan lanjut sekolah atau pernah tamat di salah satu SMK, kemudian siswa tidak mau lanjut sekolah. “SMKN 2 Palu memprioritaskan menerima siswa-siswa  tersebut,” jelasnya.

“Selain itu, yang ketiga, diprioritaskan siswa Anak Harapan Bangsa (AHB) atau siswa SMP yang tamat di tahun 2016 ke bawah, namun nanti tahun ini masuk sekolah. Anak seperti ini yang diprioritaskan  masuk ke SMKN 2 Palu dan itu langsung ranking satu pada PPDB,” katanya.

Kemudian, kata Kasman, meskipun SMK tidak diperkenankan menggunakan zonasi, tetapi sesuai arahan dari pemerintah, yang di prioritaskan warga yang tinggal di sekitaran sekolah.

“Kami dalam seleksi melihat bobot nilai dibagi 60-40 persen dengan maksud, 60 nilai UN dan 40  tes wawancara. Dalam tes wawancara, para siswa dilihat kemampuan akademiknya, kemudian etikanya, sopan santun atau karakter siswa tersebut,” ujarnya.

Kasman mengungkapkan jurusan yang dibuka pada PPDB tahun ini hanya tujuh jurusan yakni Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Pertelevisian, Multimedia, Akuntasi, Perkantoran, Pemasaran, Animasi.

“Kepada masyarakat yang anaknya tidak lulus di SMKN 2 Palu, masih banyak sekolah lain menerimanya. Kami berharap jika siswa yang ingin melanjutkan sekolah tidak usah masuk di SMKN 2 Palu, tetapi masuk saja di SMA, karena yang kami prioritaskan siswa yang tidak lanjut sekolah. Saya mohon, masyarakat menerima jika anaknya tidak lolos, karena sekali lagi, masih banyak sekolah yang ingin menampung, semua sekolah sama saja,” katanya.


Editor: M Yusuf Bj