Saturday, 18 August, 2018 - 20:11

804.794 Anak Ditarget Imunisasi

MEDIA GATHERING - Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr Reny A Lamadjido didampingi jajaran saat media gathering bersama berbagai awak media di Hotel Santika Palu, Selasa, 24 Juli 2018. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemprov Sulteng dan kabupaten/ kota diberikan target oleh Kementerian Kesehatan melakukan imunisasi campak (measles) dan rubella terhadap 804.794 anak di daerah ini. Target tersebut akan diwujudkan bekerjasama dengan WHO Indonesia dan Unicef.

“Ditarget 804.794 atau 95 persen anak umur dari 9 bulan sampai dibawah 15 tahun ikut imunisasi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr Reny A Lamadjido saat kegiatan media gathering di Hotel Santika Palu, Selasa, 24 Juli 2018.

Selaku kepala dinas, Reny optimis target tersebut bisa tercapai dengan catatan mendapat dukungan dari semua pihak. Pihaknya menetapkan bulan imunisasi mulai Agustus hingga September mendatang. Direncanakan pembukaan bulan kampanye imunisasi pada 1 Agustus oleh Gubernur Sulteng atau yang mewakili.

Reny mengatakan imunisasi sangat penting dalam tumbuh kembang anak agar terhindar dari penularan penyakit campak dan rubella. Orang tua harus membawa anaknya ke pusat pelayanan atau Posyandu terdekat di wilayah masing-masing.

“Kalau untuk imunisasi dasar kami sangat optimis orang tua akan membawa anaknya, hanya yang umur 15 tahun kebawah ini yang menjadi tantangan karena harus mendatangi ke sekolah-sekolah,” jelas Reny.

Bagi yang beranggapan imunisasi kurang penting, Reny menuturkan pihaknya akan melakukan pendekatan khusus. Pendakatan dilakukan dengan penyuluhan keluarga lewat program Indonesia sehat.

“Namanya Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga atau PIS-PK. PIS PK memang wajib dilakukan di wilayah Puskesmas dengan mengunjungi keluarga-keluarga yang beranggapan imunisasi tidak penting,” tuturnya.

Namun demikian Reny mengimbau agar semua orang tua yang memiliki anak umur 9 bulan dan dibawah 15 tahun agar memanfaatkan bulan imunisasi yang berlangsung mulai Agustus sampai September.

“Mengingat imunisasi ini sangat penting, orang tua harus membawa anaknya imunisasi campak atau rubella. Kita tidak menginginkan ada anak-anak nanti megalami campak atau rubella yang pada saat ini bisa mengakibatkan kematian atau kecacatan seperti mata buta, tuli, kelainan otak dan kelumpuhan,” tandas Reny.


Editor: M Yusuf Bj