Tuesday, 25 September, 2018 - 05:25

9 Mobil Dinas Ditarik Tak Terkait Politik

Donggala, Metrosulawesi.com - Kepala Bagian Aset dan Inventaris Pemda Donggala Moh Fikri Veteran menegaskan, penarikan sembilan mobil dinas tidak ada kaitannya dengan pemilihan kepala daerah.

Dia mengakui, salah satu mobil dinas yang ditarik adalah yang digunakan oleh drg Hamzah yang menjabat sebagai kepala Puskesmas Tambu. Hamzah adalah ipar dari calon bupati Donggala drg Anita B Noerdin yang menjadi pesaing petahana Kasman Lassa pada pilkada beberapa waktu lalu.

“Penarikan mobil dinas tidak ada kaitannya dengan politik. Hanya kebetulan saja waktu penarikan berada di tahun politik,” kata Fikri Veteran dikonfirmasi Metrosulawesi di ruang kerjanya, Senin 9 Juli 2018.

Selain mobil dinas selama ini digunakan oleh drg Hamzah yang ditarik paksa. Ada juga mobil Sekretaris Dinas (Sekdis) Pariwisata Muhammad, Sekdis BPMD Nawir, Sekdis Kearsipan Rasman, Kabid Pepustakaan Gamar Lamaruna, Sekdis Dinas Holtikutura Hi Ansar. 

“Total sembilan mobil yang ditarik paksa dengan rincian lima unit mobil Avanza, tiga unit Hilux L 200, serta satu unit Rush. Mobil ipar Anita B Noerdin yang ditarik paksa itu Hilux L 200,” ungkapnya.

Dia mengatakan, sembilan unit mobil dinas yang ditarik paksa oleh Bagian Aset Pemda Donggala, melibatkan Satpol PP atas perintah berdasarkan surat bernomor 090.655.BPKAD/VII/2018.

Moh Fikri Veteran mengatakan, penarikan sembilan unit mobil tersebut sudah dilakukannya sejak tahun 2017. Pada waktu itu untuk kepentingan desk pilkda pemda yang membutuhkan kendaraan untuk operasional.

“Proses penarikan awalnya tahun 2017 kami datang baik-baik menjelaskan kepada pemilik kendaraan, tetapi tidak digubris. Padahal kami hanya pinjam untuk kepentingan desk pilkada Pemda setelah itu kami balikan lagi mobilnya,” katanya.

“Karena tidak dindahkan terpaksa selama tahapan pilkada kami pakai rental, dan hal ini sudah kami komunikasikan dengan bupati hasilnya penarikan kedua kalinya ini terpaksa kami lakukan dengan paksa melibatkan satpol PP. Intinya ada dua kepentingan penarikan mobil dinas tersebut, pertama menindaklanjuti LHP BPK 2017 serta kepentingan tahapan Pilkada (desk pilkda pemda),” jelasnya lagi.  

 

Editor: Syamsu Rizal