Saturday, 22 September, 2018 - 06:15

Abu Tours Palu Diberi Waktu Hingga 19 Maret

PERTEMUAN - Puluhan calon jamaah umrah Abu Tours Cabang Palu saat mengikuti pertemuan bersama Kemenag Sulteng dan pihak Abu Tours Cabang Palu di Aula Kanwil Kemenag Sulteng, Senin, 12 Maret 2018. (Foto: Moh fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Puluhan calon jamaah umrah Abu Tours & Travel (AT) Cabang Palu kembali melakukan pertemuan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Senin, 12 Maret 2018. Pertemuan ketiga kalinya ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) dan sejumlah karyawan Abu Tours Cabang Palu.

Pertemuan yang dihadiri Kepala Bidang Penyelengara Haji dan Umrah Lutfi Yunus dan Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumentasi Haji Arifin ini  masih dalam rangka mediasi antara jamaah dan pihak Abu Tours Palu.

“Insya Allah Plt Abu Tours Cabang Palu bisa melakukan komitmen dengan pimpinan Abu Tours Makassar, dalam hal meminta apa diinginkan oleh calon jamaah umrah yang ada di Palu, Sulteng,” kata Arifin.

Dari hasil pertemuan itu, kata Arifin, jamaah memberi batas waktu Abu Tour hingga 19 Maret 2018 untuk melaksanakan komitmennya.

“Apakah para jamaah menambah dana atau tidak. Jika menambah dana, berapa jumlahnya? Yang jelas tambahan itu tidak sama dengan isi maklumat. Karena dalam isi maklumat jamaah diminta menambah Rp15 juta, serta mencari dua orang calon jamaah umrah lagi. Hal ini menurut para jamaah menyusahkan  dan tambahannya tidak proporsional,” jelas Arifin.

“Misalnya, jika sudah ada jamaah yang bayar Rp19 juta berarti tinggal menambah Rp 2 juta setengah hingga cukup Rp21 juta. Kalaupun ada kenaikan, misalnya Rp22 atau Rp23 juta harus proporsional. Jamaah pada prinsipnya sepakat, tetapi dengan ketentuan harus ada kepastian kapan mereka berangkat,” katanya.

“Oleh karena itu, pihak Abu Tours diberikan waktu hingga 19 Maret 2018, untuk menyampaikan permintaan calon jamaah umrah di Palu agar diperjelas penambahan dana dan kepastian pemberangkatan,” katanya.

Jika pihak Abu Tours, kata Arifin,  tidak memberikan tanggapan secara tertulis maupun lisan pada 19 Maret 2018, para jamaah telah berkomitmen akan menuntut perdata kepada pihak Abu Tours Cabang Palu.

Sementara Plt Abu Tours Cabang Palu, Rahmat Aulia Afif meminta maaf kepada calon jamaah umrah Abu Tours & Travel cabang Palu, terkait masalah atau musibah yang terjadi saat ini.

“Saya saat ini telah memenuhi panggilan Kemenag Sulteng, dan saya juga setiba di Palu, saya telah menyampaiakan kepada Agen Mitra bahwa saya bersedia dan siap dipanggil apapun itu terkait dengan masalah ini,” ujarnya.

Rahmat mengaku akan bertanggungjawab terhadap permasalahan Abu Tours Cabang Palu.

“Mitra Abu Tours Cabang Palu sangat sulit dan susah terkait informasi pemberangkatan. Saya tahu ini adalah risiko yang sangat besar dan saya harus tanggung. Olehnya itu, saya dari Makassar datang ke Palu karena saya yakin dan percaya Abu Tours lebih baik lagi kedepannya,” katanya.    

Rahmat juga mengaku permasalahan ini murni kesalahan dari internal Abu Tours.

“Kami cuma mau meminta kepada para calon jamaah umrah, agar berikan kesempatan kepada kami untuk memperbaikinya. Saya berharap semoga bisa paham tentang kondisi Abu Tours saat ini,” ujarnya.    


Editor: M Yusuf Bj