Monday, 20 November, 2017 - 02:13

Ahmad M Ali: NasDem Adalah Rumah Rakyat

Ketua DPW NasDem Sulteng, Ahmad M Ali saat menjadi pembicara dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun bertema ‘Perkuat Pengabdian Teguhkan Restorasi’, Rabu (28/12/2016) malam. (Foto : Tahmil Burhanudin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Sulawesi Tengah menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun. Pada kegiatan itu, menghadirkan sejumlah tokoh politik baik dari partai NasDem maupun partai politik lainnya.

Refleksi Akhir Tahun bertema ‘Perkuat Pengabdian Teguhkan Restorasi’ DPW NasDem Sulteng itu menghadirkan pembicara diantaranya Dewan Pakar Partai NasDem Tahmidi Lasahido, tokoh masyarakat Husen Badawi, Rusdi Mastura, dan beberapa tokoh lainnya seperti Bupati Sigi Irwan Lapata, Ketua DPRD Kota Palu Iqbal Andi Magga dan ekonom Untad, Ahlis Djirimu.

Ketua DPW NasDem Sulteng, Ahmad M Ali dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa refleksi akhir tahun yang digelar merupakan suatu keharusan yang perlu dilakukan oleh partai politik dalam menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat.

“Ini bukan semata-mata sebagai pertanda pembeda dengan partai lain, tapi sebagai pertanggungjawaban partai politik yang merupakan milik publik untuk melaporkan kinerjanya kepada masyarakat. Meskipun banyak yang menilai ini adalah sebuah pencitraan, namun bagi kita ini adalah tugas untuk mempertanggungjawabkan kinerja kita selama ini kepada masyarakat, ini adalah tugas kita,” tegasnya.

“Sebagai Ketua DPW NasDem, melalui kegiatan di akhir tahun ini saya hendak memberikan laporan kepada masyarakat, apa yang telah kita lakukan dan apa yang kita telah capai di usia NasDem yang baru lima tahun,” ujarnya.

Partai NasDem terus berjuang untuk selalu meningkatkan pembangunan infrastruktur di daerah melalui serapan aspirasi setiap kadernya. Meski demikian, Ia mengakui  dalam hal ini partai NasDem belum mampu memberikan hasil secara maksimal.

Namun sebagai salah satu bukti upaya partai melalui aspirasi keterwakilan masyarakat, Partai NasDem telah menyalurkan ribuan bantuan rumah program nasional di daerah, khususnya Sulawesi Tengah. Yang dimaksudkan adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) melalui aspirasi partai.

Tidak hanya sekadar mengkalaim keberhasilan dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, Ahmad M Ali yang juga duduk di kursi DPR RI itu berharap agar setiap upaya yang dilakukan partai politik untuk mensejahterakan rakyat mendapat dukungan oleh masyarakat itu sendiri.

Ia juga berharap agar masyarakat mau memberikan kritikan terhadap kebijakan-kebijakan partai politik yang tidak bersesuaian dengan upaya mensejahterakan masyarakat.

“Namun sikap kritis itu tidak bisa didasari atas suka dan tidak suka, tapi sebagai tanggungjawab kita terhadap masyarakat”.

Ia juga menggambarkan situasi partai politik yang perlu diubah, dimana sejumlah partai tidak lagi merekrut tokoh berdasarkan integritas namun berdasarkan mahar tokoh untuk bergabung atau untuk sekedar mendapatkan dukungan partai politik. 

“Selama ini memang ada partai politik yang menutup diri untuk menerima tokoh-tokoh yang berintegritas. Pada hari ini, mari kita sama-sama memperkuat partai politik. Partai NasDem membuka diri untuk semua tokoh-tokoh dan semua masyarakat yang berintegritas tinggi. Di sini rumah masyarakat, kita sama-sama membangun,” katanya.

Dia menambahkan, untuk memperjuangkan cita-cita partai politik dalam upaya mendorong kesejahteraan masyarakat dibutuhkan dukungan masyarakat.

“Karena kita tidak bisa mencapai cita-cita partai politik tanpa dukungan masyarakat, kita tidak bisa mencapai cita-cita dengan sekelompok kecil saja,” tandasnya.

Untuk mewujudkan cita itu, ia juga berharap agar NasDem kedepan diisi oleh tokoh-tokoh yang memiliki kemampuan dan berintegritas tinggi, terutama dalam mengusung calon untuk pemilihan kepala daerah maupun legeslatif.

“Kemenangan Pilkada NasDem jangan hanya kemenangan kuantitas, tetapi juga harus secara kualitas,” jelas dia.

Sebagai partai baru, NasDem mengusung motto Restorasi Perjuangan. Bersesuaian dengan itu, NasDem juga mencetus berbagai ide berpolitik yang lebih baik, diantaranya dengan meminang calon tanpa harus memungut mahar.

“Setelah NasDem melahirkan politik tanpa mahar, akhirnya banyak partai politik yang juga tersadar,” kata dia.

Pada kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Kampoeng Nelayan tersebut, tampak disesaki tokoh maupun elit politik partai. Dilakukan pula diskusi oleh sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang, baik dari bidang politik, birokrat hingga ekonom.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.