Sunday, 17 December, 2017 - 16:08

Akhirnya, Direktur Undata Mau Bayarkan Jasa Medik

Ratusan tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu dari seluruh bidang, berunjukrasa di halaman rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng tersebut menuntut transparansi pengelolaan keuangan jasa, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Senin (11/8/2014). (Foto : Tahmil Burhanudin Hasan)

Palu, MetroSulteng.com – Pihak Rumah Sakit Undata akhirnya mau membayarkan Jasa Medik (Jasmed) perawat dan bidan setelah Senin, (11/8/2014) didemo seratusan juru rawat di rumah sakit milik pemerintah propinsi itu.

Direktur Undata dr. Abdullah kepada MetroSulteng.com Rabu, (13/8/2014) mengakui keterlambatan pembayaran Jasmed pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang sudah tujuh bulan belum dibayarkan Undata.

Ia mengaku,  keterlambatan pembayaran Jasmed karena adanya keterlambatan dalam sistem perhitungan yang dilakukan oleh tim informasi tekhnology (IT) dan bagian keuangan Undata.

Menurutnya dana untuk pembayaran jasmed sudah ada. Namun pembayaran jasmed belum bisa dibayarkan karena perhitungan pembayaran masih belum selesai dilakukan oleh bagian IT dan keuangan RS Undata.

“Kalaupun sistem IT sudah selesai menghitungnya tapi masih harus diverifikasi kembali oleh bagian keuangan, ini masalahnya harus membagi uang dengan jumlah yang berbeda kepada 1300 orang dengan nilai yang berbeda beda pula,” kata Abdullah.

Dirinya juga menuding para perawat kurang paham terkait perhitungan tersebut sehingga mereka mengambil tindakan unjuk rasa yang tidak perlu dilakukan.

“Mereka kan selama ini hanya sibuk diruangan, mereka hanya tahu menyuntik tapi mereka tidak tahu menahu soal perhitungan pembayaran jasa medis,” katanya.(***)


Editor : Arya

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.