Tuesday, 22 May, 2018 - 04:31

Akper Donggala Resmi Dipangkuan Untad

RESMI BERALIH - Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti Ani Nurdiani Azizah disaksikan Rektor Prof Dr Ir Muhammad Basir memakaikan almamater Untad kepada nperwakilan mahasiswa Akper Donggala di Lantai II Gedung Media Center Untad, Jumat, 11 Mei 2018. (Foto: Humas Untad)

Palu, Metrosulawesi.com - Akademi Keperawatan (Akper) Donggala kini resmi dipangkuan Universitas Tadulako (Untad), setelah Kemenristekdikti menyetujui pembukaan program Diploma III di Fakultas Kedokteran Untad.

Bergabungnya Akper Donggala ke Untad disahkan melalui SK Kemenristekdikti yang diserahkan oleh Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti Ani Nurdiani Azizah SH M.Si kepada Rektor Untad Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS di Lantai II Gedung Media Center Untad, Jumat, 11 Mei 2018.

Rektor Prof Basir dalam kesempatannya mengatakan disetujuinya pembukaan program Diploma III di Fakultas Kedokteran patut disyukuri karena hal itu menjadi jawaban sekaligus kepastian untuk bergabungnya Akper Donggala ke Untad.

“Alhamdulillah, keluarnya SK tersebut merupakan jawaban atas penantian panjang direktur dan adik-adik mahasiswa Akper Donggala,” ujar Prof Basir.

Perlu diketahui, dialihkannya Akper Donggala ke Untad telah melewati proses panjang yang dimulai sejak Maret 2017 lalu. Proses saat itu diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Pemkab Donggala dengan Rektor Untad di Jakarta.

Prof Basir menjelaskan lamanya penantian tersebut karena melibatkan antar kementerian yaitu Kementerian Pembagunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri dan Kemenristekdikti sendiri.

“Setelah proses panjang itu memang pada akhirnya keputusan harus dengan SK Kemenristekdikti melalui Biro Hukum dan Organisasi,” tuturnya.

Akper Donggala saat ini memiliki mahasiswa kurang dari 200 orang yang terhitung sejak serah terima SK menjadi bagian dari keluarga besar civitas Untad. Ratusan mahasiswa tersebut telah berhak menggunakan almamater biru kebanggaan Untad.

Rektor mengakhiri penyampaiannya mengucapkan terima kasih kepada Menristekdikti yang telah memberi persetujuan pembukaan program Diploma III Fakultas Kedokteran Untad, sekaligus mengeluarkan SK penetapan bergabungnya Akper Donggala ke Untad.

“Kalau untuk status dosen yang ada di Akper Donggala kami serahkan sepenuh kepada Kemeristekdikti. Kemenristekdikti nanti akan menentukan mana yang diterima bergabung dan yang tidak. Jujur kalau saya pribadi ingin semua bisa bergabung ke Untad selagi memenuhi kualifikasi yang ditelah ditentukan Kemenristekdikti,” tandas Prof Basir.


Editor: M Yusuf Bj