Saturday, 19 August, 2017 - 18:59

Aliansi Pemuda Muslim Sulteng Kecam Penista Agama

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulteng, Fery eL Shirinja saat berorasi pada aksi damai bersama elemen organisasi Pemuda Islam yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Muslim Sulteng di Bundadaran Hasanuddin, Minggu (9/10/2016). (Foto : Humas Pemuda Muhammadiyah Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemuda Muhammadiyah Sulteng bersama sejumlah elemen organisasi Pemuda Islam, yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Muslim Sulteng, diantaranya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Nasyiyatul Aisyiyah (NA), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Lembaga Dakwah Kampus (LDK), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Pelajar Islam Indonesia (PII), dan Unit Pengkajian Islam Mahasiswa (UPIM) Untad, Minggu (9/10/2016) mengecam pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok yang dinilai telah melecehkan Alquran.

Aliansi Pemuda Muslim Sulteng meminta Ahok ditangkap dan diadili karena telah ditengarai menistakan ajaran agama Islam. Massa turun ke jalan menggelar aksi damai dan menyampaikan kepada warga Kota Palu untuk mendukung langkah mereka menuntut Ahok diadili.

Mereka juga melaporkan Ahok ke Polda Sulteng atas kasus penistaan agama. Sekitar 100-an orang yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Muslim Sulawesi Tengah itu, menggelar aksi, mulai dari taman GOR Palu dan berakhir di Mapolda Sulteng.

Mereka mendesak Polri mengusut tuntas laporan berbagai Ormas terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok yang telah melukai perasaan umat Islam. Mereka juga mendesak Polri bertindak tegas dan serius menangani perkara tersebut, karena umat Islam terlukai hatinya oleh pernyataan Ahok.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulteng, Fery eL Shirinja SSos MSi dalam orasinya menyebutkan bahwa aksi tersebut, tidak ada hubungannya dengan Pilgub DKI atau urusan Politik, semua itu semata-mata untuk meminta keadilan karena seorang warga Indonesia telah melecehkan kitab suci umat Islam.

“Kami tidak ada urusan dengan Pilkada Jakarta, kami tidak ada urusan dengan politik. Tapi ketika agama dan kitab suci kami dilecehklan, maka itulah yang menjadi urusan kami,” serunya.

Dia juga menyebutkan bahwa Ahok telah merusak keberagaman bangsa ini. Bahkan Ahok dinilainya telah melukai nila-nilai dalam Pancasila, baik sila pertama yakni Ketuhanan yang Maha Esa maupun sila ketiga yakni Persatuan Indonesia.

“Keberagaman Bangsa ini telah terusik dengan ucapan Ahok, maka itulah kami menuntut keadilan agar Ahok diadili seadil-adilnya,” jelasnya.

Sementara Ustaz Hartono, Pimpinan Ponpes Mahasiswa Palu, yang juga turut serta dalam aksi damai itu juga menyerukan agar Ahok diadili, karena jika Ahok tidak diperoses secara hukum, akan menimbulkan reaksi yang lebih besar dari umat Islam.

“Kami turun ke jalan karena panggilan aqidah, bukan karena bayaran dari pihak berkepentingan Pilkada Jakarta. Ahok telah menistakan agama Islam," seru Ustaz Hartono.

Selain Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulteng Fery eL Shirinja dan Pimpinan Ponpes Mahasiswa Palu Ustad Hartono, terlihat beberapa tokoh Islam Sulteng bersama massa aksi saat itu, diantaranya Ketua Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Palu, Drs Syam Zaini MPd, Tim Pembela Muslim, Andi Akbar dan Harun Nyak Itam Abu.

Kemudian hadir pula Wakil Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Syahrawan sekaligus sebagai Korlap, Ketua HMI Cabang Palu, Imam Sudirman dan Sekretaris Nasyiatul Aisyiyah Sulteng, Nova Herlina.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.