Wednesday, 26 April, 2017 - 16:12

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

Alumni Untad Tambah 1.083 Orang

Prof Sutarman Yodo. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Alumni Universitas Tadulako (Untad) pagi ini, Kamis, 2 Maret 2017 akan bertambah 1.083 orang lewat prosesi wisuda angkatan 87 di Auditorium Untad. Seperti biasa, prosesi wisuda akan dipimpim langsung oleh Rektor Untad Prof Dr Ir Mohammad Basir SE MS.

Wakil Rektor Untad Bidang Akademik Prof Dr Sutarman Yodo SH MH menerangkan, mereka yang menjadi wisudawan/i diawal tahun 2017 ini terdiri dari berbagai fakultas program studi Sarjana dan Pascasarjana Untad.

“Kita semua berharap pelaksanaan wisuda besok (hari ini, red) bisa berjalan aman dan sesuai rencana,” ujar Prof Sutarman kepada Metrosulawesi, Rabu, 1 Maret 2017.

Untuk pelaksanaan prosesi wisuda, Ketua Dewan Profesor Untad ini mengatakan tidak ada perbedaan dari wisuda sebelumnya. Demikian pula untuk tamu undangan, baik orang tua/wali wisudawan/i maupun undangan kehormatan.

Direncanakan, Pemerintah Provinsi Sulteng melalui gubernur atau yang mewakili selaku dewan penyantun akan memberikan pesan-pesan dan arahan kepada 1.083 wisudawan/i. Pesan dan arahan yang sama juga akan disampaikan Rektor Prof Basir lewat pidato almamater.

Gubernur dan Rektor didampingi jajaran Senat Untad juga akan didaulat memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi tingkat fakultas dan universitas program studi sarjana dan pascasarjana.

“Kalau untuk kesiapan panitia, alhamdulillah semua sudah siap, tinggal pelaksanaan hari H. Gedung Auditorium hari ini juga sudah akan disterilkan setelah pelaksaan gladi kemarin,” tandas Prof Sutarman.

Berdasarkan data yang diterima Metrosulawesi dari Humas Untad, adapun 1.083 wisudawan/i terdiri dari program studi pascasarjana 197 orang dan sisanya program studi sarjana dengan rincian FKIP 407 wisudawan, FISIP 106, dan FMIPA 86. Selanjutnya dari Fakultas Pertanian 66 wisudawan, Ekonomi 61, Hukum 40, Kesehatan dan Kehutanan masing-masing 38 orang. Terakhir wisudawan/i dari Fakultas Teknik 35 orang serta Fakultas Peternakan dan Perikanan 11 orang.

Untuk wisudawan beprestasi tingkat universitas kali ini diraih Restu Dwi Nugroho dari Fakultas Pertanian dengan lama studi 3 tahun 5 bulan 27 hari, meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00 predikat pujian. Restu Dwi Nugroho yang lahir di Banjarnegara, 30 Juli 1994 anak dari pasangan Samin dan Hatina juga meraih prestasi sebagai wisudawan terbaik tingkat fakultas.

Sementara wisudawan/i terbaik tingkat fakultas lainnya yaitu dari FKIP diraih Siti Sri Lestari, lahir di Sritabaang, 31 Juli 1992, lama studi 4 tahun 11 bulan 24 hari, IPK 3,89 predikat sangat memuaskan (SM). Dari FISIP diraih Nurul Kartika, lahir di Palu, 15 Agustus 1994 lama studi 4 tahun 5 bulan 2 hari dengan IPK 3,94 SM.

Selanjutnya Alfret Cristanto Dewanto, lahir di Mohoni, 28 Februari 1995, lama studi 4 tahun 5 bulan, IPK 3,69 SM wisudawan terbaik dari Fakultas Ekonomi. Muh Reza Raditya, lahir di Palu, 17 Agustus 1994 lama studi 4 tahun 3 bulan, IPK 3,78 SM wisudawan terbaik tingkat Fakultas Hukum.

Dari Fakultas Teknik diraih Muhammad Iqbal Pratama, lahir di Palu, 1 April 1996, lama studi 3 tahun 5 bulan 27 hari dengan IPK 3,62 predikat pujian. Listya Sushmita, lahir di Palu, 23 Juli 1994 wisudawati terbaik Fakultas MIPA dengan lama studi 4 tahun 5 bulan 2 hari dan IPK 3,93 SM.

Untuk terbaik Fakultas Kehutanan diraih Sarah Diva Rahmani, lahir di Sibalaya, 7 Mei 1995 menyelesaikan studi 3 tahun 5 bulan dengan IPK 3,83 predikat pujian. FKIK Kesmas diraih Devi Nadila, lahir di Pasangkayu, 2 Januari 1995, IPK 3,77 SM. Terakhir dari Fakultas Pertanian dan Perikanan diraih Agus Budiono, lahir di Ponorogo, 1 Juni 1993, lama studi 3 tahun 5 bulan 14 hari dengan IPK 3,77 predikat pujian.

Sementara wisudawan terbaik program studi pascasarjana magister disabet Ristiyanti, lahir di Bantul, 16 Juni 1978, lama studi 1 tahun 6 bulan 5 hari, IPK 4,00 predikat pujian. Untuk program studi pascasarjana doktoral diraih Usman Made, lahir di Kadidi, 1 Januari 1959. Dr Usman menempuh pendidikan dengan lama studi 4 tahun 5 bulan 8 hari dan memperoleh IPK 3,97 SM.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.