Saturday, 25 November, 2017 - 04:28

Anak Poso Bertemu Presiden Barack Obama

Saat Gunawan atau Wawan bertemu dengan Barack Obama dalam kegiatan Young South East Asia Leader Initiative (YSEALI) Summit 2016 di Negara Laos belum lama ini. (Foto : Ist)

Poso, Metrosulawesi.com - Belum lama ini, presiden Amerika Barack Obama berkunjung ke Negara Laos untuk menghadiri kegiatan Young South East Asia Leader Initiative (YSEALI) Summit 2016 yang dilaksanakan di Propinsi Luang Prabang Laos, belum lama ini.

Selain menghadiri pertemuan pemimpin Negara ASEAN, kunjungan presiden kulit hitam pertama itu memberikan sambutan dan berdialog langsung bersama kurang lebih 200 pemuda terpilih dari negara-negara ASEAN yang juga merupakan alumni program YSEALI yaitu pertukaran pemuda ke Amerika dengan sejumlah workhop regional di negara Asia Tenggara.

Pertemuan yang dilaksanakan di Universitas Souphanouvang ini pun berlangsung menarik karena juga bisa di akses lewat streaming media online jaringan YSEALI di beberapa negara.

Dalam acara ini, ada hal yang sangat menarik dan cukup membanggakan bagi provinsi Sulawesi Tengah dan terlebih khusus membanggakan masyarakat Kabupaten Poso Sendiri. Kenapa tidak!! salah satu warga Poso asal Kelurahan Kasintuwu, Kecamatan Poso Kota yakni Gunawan Primasatya diundang untuk bisa hadir terbang ke negara Laos dan menjadi satu satunya peserta dari Sulawasi Tengah pada kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari bersama ratusan pemuda lainnya dari negara Asean.

Dalam  kegiatan itu para peserta yang hadir mengikuti sejumlah workshop, bertemu dengan tokoh inspiratif serta melakukan aksi sosial di beberapa tempat di Luang Prabang Kota yang juga menjadi cagar budaya yang diakui UNESCO.

Gunawan Primasatya atau yang dikenal Wawan menyampaikan sangat berbangga hati bisa hadir dalam acara yang sangat penting, serta bisa bertemu secara langsung dengan presiden Amerika Barack Obama.

"Ini adalah kesempatan yang baik bagi saya bukan cuma untuk belajar dari peserta yang hadir, tetapi adalah kesempatan untuk mengkampayekan kondisi dan sumberdaya Poso ke jaringan Asean dan Internasional, sehingga orang bisa belajar dari Poso sebagai pusat rekonsiliasi perdamaian  berdasarkan kisah sukses di masyarakat dan juga bisa datang menikmati keindahan alam Poso sebagai bagian dari Propinsi Sulteng," ungkap Gunawan Primasyta kepada Metrosulawesi, Jum’at (9/9/2016).

Saat memberikan pidatonya Barack Obama menyampaikan, tentang kepemimpinan pemuda dalam pembangunan, serta menjelaskan bagaimana menguatkan hubungan bilateral Amerika dengan negara negara ASEAN khususnya dalam isu pendidikan dan melibatkan banyak pemuda dalam pembangunan global. Hal ini mendapat respon dari sejumlah peserta berupa pertanyaan dan kemudian dijawab Obama dengan sangat diplomatis.

Sementara itu, saat ditanyai soal bagaimana kesan bertemu langsung dengan Presiden Obama. Wawan mengaku senang bisa bersalaman langsung dengannya, saat itu Obama pun membalasnya dengan mengucapkan Terimakasih dengan menggunakan bahasa Indonesia.

"Saya tahkjub dengan keahlian Obama dalam beretorika, saya belajar bahwa menjadi pemimpin itu bukan cuman soal kepintaran akan tetapi harus memiliki kharisma yang kuat dan kepribadian yang luar biasa," tuturnya.

Wawan yang keseharianya juga aktif mengorganisir sekolah gratis di Poso ini sebelumnya merupakan alumni pertukaran pemuda selama  enam Minggu di Chicago Amerika pada periode Juni dan Juli 2016. Ia juga aktif dikegiatan perdamaian di beberapa negara di Asia seperti Jepang, India, Nepal, Taiwan, Thailand dan Kamboja. 

Untuk diketahui, YSEALI merupakan sebuah program pertukaran pemuda di Amerika dengan melakukan pertemuan dan mengangkat beberapa tema pembahasan, seperti Lingkungan, kepemimpinan politik, pemberdayaan ekonomi, keterlibatan masyarakat di masyarakat.

Namun untuk bisa mengikutinya, pemuda yang terpilih sebelumnya melewati proses seleksi yang cukup ketat mulai dari test tertulis sampai dengan wawancara yang kemudian melakukan magang serta belajar selama enam Minggu di Amerika, setelah itu proses pembelajarannya akan di aplikasikan di latar belakang aktifitasnya guna berdampak positif pada komunitasnya dan pembangunan.


Editor : Masruhim Parukkai

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.