Thursday, 16 August, 2018 - 20:02

Ansyar Bantah Lokasi PSP Belum Siap

Ansyar Sutiadi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Ansyar Sutiadi membantah jika sarana pagelaran Palu Salonde Percussion (PSP) belum siap untuk digunakan. Kata dia, seluruh venue (lokasi kegiatan) PSP telah siap untuk digunakan, 10-14 Agustus 2018.

Ansyar Sutiadi menegaskan lagi bahwa pelaksanaan PSP sudah sangat siap, semua persiapan panitia sudah sesuai rencana yang ditetapkan. 

“Semua telah dipersiapkan dengan matang, bahkan masyarakat sangat antusias membantu kami untuk bekerja dalam membangun sarana dan prasarana di lokasi kegiatan yakni Salena dan Uentumbu,” ujar Ansyar saat menyaksikan latihan Kelompok musik Orquesta de Camara de Siero (OCAS) asal Spanyol, di Swiss-Belhotel Silae Palu, Senin, 6 Agustus 2018. 

Mengenai infastruktur jalan menuju Salena yang kurang memadai ke lokasi kegiatan PSP, Ansyar mengungkapkan kondisi jalan sudah semakin baik. 

“Memang awalnya sulit dilewati oleh kendaraan roda empat (mobil), tetapi  saat ini sudah bisa dilewati oleh kendaraan tersebut, hanya saja kami berharap tidak hujan saja pada saat hari H PSP nantinya,” katanya.

Ansyar mengatakan panggung atau tempat perform kelompok musik Orquesta de Camara de Siero (OCAS) asal Spanyol sengaja di desain sesuai tempat kegiatan yang berbaur dengan alam. 

“Kelompok musik Orquesta de Camara de Siero (OCAS) asal Spanyol ini memang lebih awal datang, karena untuk mempersiapkan lebih matang lagi perform di beberapa tempat, karena agenda mereka akan ke sejumlah daerah di Indonesia meramaikan agenda Indonesiana,” ungkapnya. 

Kelompok musisi yang terdiri dari 65 orang tersebut hadir atas undangan Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk mengisi pergelaran Palu Salonde Percussion (PSP) 2018.

Ansyar menerangkan, selain tampil di PSP 2018, OCAS juga akan tampil di Anjungan Pantai Teluk Palu.

“Mereka akan dua kali konser dan satu kali flashmob. Konsernya masing-masing di anjungan dan Hutan Kota Kaombona,” kata Ansyar.

Kelompok OCAS, kata Ansyar lagi, juga akan dibawa mengunjungi dua lokasi di Kota Palu, yakni Bukit Salena Nomoni dan Kawasan Hutan Uentumbu. Kedua lokasi tersebut merupakan titik yang sedang dikembangkan oleh Pemkot Palu sebagai kawasan wisata.

“Mereka akan kita bawa berkunjung ke destinasi-destinasi wisata yang kita kembangkan,” imbuh Ansyar.

Ia berharap, kedatangan para warga negara asing tersebut dapat memberi dampak positif bagi Kota Palu, khususnya di bidang pengembangan pariwisata sebagai bagian dari upaya menjadikan Palu kota destinasi.

“Pada akhirnya kita berharap kehadiran mereka bisa mempromosikan Kota Palu,” katanya.  

 

Editor: M Yusuf Bj