Sunday, 26 February, 2017 - 18:35

April, SMA/SMK di Sulteng Gelar UNBK

Kepala Disdikbud Provinsi Sulawesi Tengah, Ardiansyah Lamasituju. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Menteri Pendidikan RI menginstruksikan seluruh pejabat Kemendikbud di daerah mempersiapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK pada 2017.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Ardiansyah Lamasituju di Palu, Selasa, 3 Januari 2017.

“Kami juga sudah memberikan semua data sekolah, baik yang sudah memiliki komputer maupun yang tidak, untuk segera dipenuhi agar dapat menyelenggarakan UNBK,” katanya.

Kata dia, Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tersebut akan dilakukan secara tertulis, tetapi kompetensi soalnya berstandar nasional.

“Untuk membuat soal berstandar nasional dalam waktu yang singkat, kita akan mengaktualkan beberapa guru yang sudah dipilih untuk pembuatan soal berstandar nasional. Mereka akan mereduksi soal, membuat soal, dan soal-soal tersebut akan dipilih oleh Badan Standar Nasional, dan Badan Pusat Penilaian Pendidikan Nasional (PUSPENDIK),” jelasnya.

Ardiansyah mengatakan soal itulah yang akan digunakan oleh maisng-masing sekolah.

“Sehingga bukan lagi pemerintah pusat yang membuat soal itu, bukan lagi provinsi, tetapi dibuat oleh masing-masing sekolah dan mereka ujikan sendiri, jadi ujian sekolah namanya. Namun agar soalnya bagus, para pembuat soal dari seluruh sekolah, membuat soal berbasis nasional,” terangnya.

Ardiansyah berharap agar soal tersebut betul-betul berbasis nasional yang ujiannya akan dilaksanakan April mendatang.

“Kepada seluruh siswa, agar betul-betul belajar dengan baik, tidak bisa lagi mengharapkan bocoran soal. Karena untuk SMA, SMK dan SMP ujiannya berbasis komputer, dan soalnya ada di komputer langsung. Banyak sekali paket-paket soal, sehingga tidak seorangpun yang tahu, soal yang mana di kerjakan oleh salah satu siswa, karena semua berbeda,” katanya.

Ardiansyah mengatakan UNBK juga berlaku pada SMA/SMK atau SMP di wilayah terpencil.

“Hampir semua sudah terjangkau oleh jaringan telepon seluler, sehingga tidak ada masalah lagi, karena soalnya bisa di download sebelum palaksanaan ujian berlangsung. Kemudian soal dimasukkan di server, dan server yang akan membagikan ke sejumlah komputer yang terkoneksi ke server utama,” jelasnya.

“Misalnya pelaksanaan ujiannya pukul 10 pagi, maka download memang soalnya sehingga tidak pusing lagi untuk tidak terkoneksi. Teknologi sekarang sudah sangat canggih,” tutupnya.


Editor : M Yusuf BJ

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan