Wednesday, 26 September, 2018 - 07:02

Atlet Palu Bersiap Berlaga di Asian Games

UKIR PRESTASI - Atlet panahan berkuda Kota Palu, Haris Abbas saat mengikuti Kejurnas Horseback Archery di Pondok Pesantren Alfatah, Temboro, Magetan, Jawa Timur, 3-4 Maret 2018. (Foto: Ist)

 

Palu, Metrosulawesi.com - Atlet panahan berkuda Kota Palu, Haris Abbas akan mewakili Indonesia sukses menunjukkan kemampuannya pada olahraga berkuda sambil memanah pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Horseback Archery.

Kejurnas tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Alfatah, Temboro, Magetan, Jawa Timur, 3-4 Maret 2018. Haris, atlet satu-satunya dari Kota Palu itu menempati urutan delapan dari 40 peserta yang mengikuti Kejurnas Horseback Archery.

Peserta pada Kejurnas tersebut bukan hanya perwakilan provinsi se Indonesia, tapi juga diikuti empat atlet perwakilan dari Malaysia. Haris tampil mengesankan dengan catatan poin yang bagus pada singgle shot, double shot, serial shot, dan qabaq shoot.

Atas prestasi pada Kejurnas tersebut, Haris Abbas terpilih mewakili Indonesia pada ajang Asian Games, Agustus-September 2018 mendatang.

“Penilaian pada kecepatan kuda pada jarak 90 sampai 100 meter, atlet diberi waktu 10 detik. Saya tempuh jarak itu dalam waktu 7 sampai 8 detik,” kata Haris kepada wartawan di Palu, Senin 12 Maret 2018.

Dengan catatan waktu tersebut, maka juri Kejurnas yang didatangkan dari Malaysia menutuskan Haris tembus pada urutan delapan dari semua peserta. Dia pun dipercaya mewakili Indonesia pada Asian Games dan akan berlaga dengan peserta dari negara lainnya di Asia.

“Sepuluh besar pada Kejurnas itu mewakili Indonesia pada Asian Games nanti. Khusus horseback archery ini rencananya akan dipertandingkan di tempat Kejurnas itu di Pondok Pesantren Alfatah, Temboro, Jawa Timur,” ujarnya.

Haris, pria 31 tahun itu adalah anggota klub Kaili Novangga Horseback Archery. Dia mengasah kemampuannya pada olahraga berkuda sambil memanah dalam empat bulan terakhir di klub tersebut.

Kaili Novangga Horseback Archery dipimpin Anjas Lamatata yang juga Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Palu. Klub ini memiliki arena dan segala fasilitas untuk latihan atlet-atlet berbakat di Kota Palu.

“Kaili Novangga Horseback Archery menyiapkan keperluan saya dalam berlatih. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Anjas Lamatata, ketua Pordasi Kota Palu,” kata Haris.

Dalam empat bulan ini, Haris intensif berlatih memanfaatkan arena berkuda di arena yang dikelola Kaili Novangga Horseback Archery di Kelurahan Petobo, Palu Selatan.

Awalnya, Haris adalah atlet olahraga memanah yang kemudian tertarik pada berkuda. Haris pun berlatih berkuda sejak satu tahun ini dan empat bulan lalu memutuskan bergabung dengan klub Kaili Novangga Horseback Archery.

Selain Asian Games, Haris Abbas rencana akan mewakili Indonesia pada ajang  horseback archery di Korea yang dijadwalkan Oktober 2018. Dia bersama atlet lainnya dari Jawa Timur akan menjajal kemampuannya pada ajang bergengsi yang diikuti atlet dari berbagai negara tersebut.