Sunday, 22 July, 2018 - 13:01

Atlet Palu Juara di Equestrian Cup 2018

Atlet berkuda asal Palu, Edo Apriansyah berpose bersama kuda kesayangannya, Dewa. (Foto: Ist)

Bogor, Metrosulawesi.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Edo Apriansyah, atlet berkuda Kota Palu, dalam Equiner Pro CC Equestrian Cup 2018, yang berlangsung di Parongpong, Bogor, Minggu 28 Maret 2018 lalu. Dalam ajang olahraga berkuda kategori equestrian tersebut, atlet dari  Kaili Novangga Stable itu, berhasil tampil sebagai juara di kelas 10C, dan menyisihkan 12 atlet lainnya dari berbagai daerah se-Indonesia.

Kejuaraan berkuda tegori equestrian tersebut, memperlombakan tiga kelas dan diikuti 21 peserta dari seluruh Indonesia. Ketiga kelas itu, CS 10A, CS 10B dan CS 10 C. Edo yang merupakan atlet asal Kota Palu dan memperkuat klub Anggatra Turangga Pusdikkav ini, tampil dengan kuda bernama Dewa. 

Hingga putaran final, Edo meraih catatan waktu tercepat yakni 50.33 detik, disusul Prestalia Dwi R, di tempat kedua dan Herdian Ramadhan di tempat ketiga dengan catatan waktu 50.13 detik. 

Edo Apriansyah saat di konfirmasi via telepon seluler, Minggu 25 Maret 2018, mengaku bangga bisa meraih juara. Dirinya pun secara khusus berterima kasih atas dukungan doa dan moril dari masyarakat Palu serta pelatihnya. Prestasi yang dicapai diharapkan jadi motivasi untuk berusaha lebih baik.

“Saya bersyukur kepada Tuhan karena bisa tampil sebagai juara. Ini tak lepas dari doa semua. Semoga ini menjadi pelecut semangat untuk tampil lebih baik di kejuaraan berikutnya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Pordasi Kota Palu Anjas Lamatata mengatakan bahwa dirinya merasa banggan atas prestasi yang dicapai Edo Apriansyah di kejuaraan equestrian yang berlangsung di Parongpong.

Menurut Anjas, prestasi tersebut membuktikan kalau Kota Palu ternyata memiliki atlet berkuda yang potensial dan bisa menjadi andalan di tingkat nasional.

“Keberhasilan Edo menjadi juara, menjadi bukti kalau kita sebenarnya punya atlet-atlet berkuda yang potensial. Tinggal bagaimana terus mengasah kemampuan edo agar bias meraih prestasi lebih tinggi lagi,” tekannya.

Anjas menambahkan, selain Edo di nomor equestrian, Sulawesi Tengah juga memiliki satu atlet potensial lainnya di nomor perdana yakni Haris Abbas. Beberapa waktu lalu, Haris juga meraih prestasi gemilang dan membuatnya meraih satu tiket untuk berlaga di Asian Games yang berlangsung di Jakarta-Palembang tahun 2018.