Monday, 27 February, 2017 - 10:15

Atlet Sulteng Akan Mengikuti Pelatda 180 Hari

Palu, Metrosulawesi.com - Seluruh atlet Sulawesi Tengah yang sudah dipastikan lolos ke iven Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 dijadwalkan akan mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) selama 6 bulan.

Kepala Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Edison Ardiles menyatakan, kontingen Sulawesi Tengah terus melakukan pembenahan dan persiapan dalam rangka menghadapi PON XIX/2016 yang rencananya akan digelar September mendatang di Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, salah satu langkah persiapan yang dilakukan untuk pencapaian prestasi yang memuaskan adalah melalui pemusatan latihan yang direncanakan digelar lebih awal yaitu pada bulan Maret mendatang.

“Insha Allah, Puslatda akan kita gelar lebih awal kepada seluruh atlet Sulteng yang lolos PON, selama 6 bulan atau 180 hari,” ujarnya, Kamis (21/1/2016).

Ia menuturkan, waktu pelatda yang digelar lebih awal dan dalam jangka waktu yang cukup lama adalah sebuah terobosan baru yang disepakati bersama dalam rapat koordinasi seluruh pengurus cabang olahraga yang lolos PON. Terobosan tersebut, kata dia, demi meningkatkan kualitas tekhnik para atlet agar lebih matang dalam menghadapi persaingan di kancah PON mendatang.

“Kalau dulu puslatda kita hanya sekitar 3 bulan sekarang kita tambah lagi waktunya, mengingat kuantitas atlet kita yang lolos PON semakin bertambah, jadi perlu persiapan yang lebih,” tuturnya.

Lokasi pelatda nantinya akan digelar di beberapa venue olahraga yang ada di kota Palu. Namun hingga saat ini belum jelas di mana saja lokasi dan sarana yang akan digunakan.

“Kita masih akan mensurvei, tempat-tempat mana saja yang akan menjadi pusat kegiatan puslatda. Kemungkinan sarana olahraga yang ada di Asrama Haji dan Kampus Untad (Universitas Tadulako) akan kita gunakan juga,” tukasnya.

Hingga saat ini, Sulteng sendiri telah meloloskan sedikitnya 9o atlet dari 20 cabang olahraga menuju PON, dimana di antaranya pada ajang kualifikasi pra PON mampu mempersembahkan 3 medali emas, 7 perak, dan 9 perunggu. Adapun untuk capaian emas diraih oleh atlet atas nama Firman dari cabor Pencak Silat, Jafar dari cabor Bilyard, dan juga Jefry Waten dari cabor Binaraga.

“Saya optimis dengan kerja sama kita semua selaku pengurus dan official serta ketekunan dari para atlet, maka peluang kesuksesan kita pada PON di Jawa Barat mendatang insha Allah dapat kita raih. Dan juga dengan semakin banyak atlet yang lolos artinya kita punya peluang untuk membawa pulang lebih banyak medali,” tandasnya.

Sulteng masih berpeluang menambah atletnya di PON, mengingat masih ada sejumlah cabang olahraga yang belum menggelar pra PON, di antaranya cabang sepak bola.


Editor : Tahmil Burhanudin

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan