Saturday, 21 October, 2017 - 19:55

Awal Tahun, Jumlah Tamu Hotel Menurun

Swiss Belhotel Palu, Sulawesi Tengah. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Jumlah kunjungan tamu hotel pada awal tahun 2017 mengalami penurunan. Pada Januari lalu, jumlah tamu hotel di Sulawesi Tengah lebih sedikit jika dibandingkan Desember 2016 lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah merilis data jumlah tamu yang menginap di hotel bintang selama Januari 2017 sebanyak 11.067 orang terdiri atas 10.936 orang tamu domestik dan 131 orang tamu asing.

Hal ini menunjukkan bahwa tamu domestik yang menginap masih mendominasi sebesar 98,82 persen dan hanya sebesar 1,18 persen merupakan tamu asing. Dibandingkan Desember 2016, jumlah tamu asing dan domestik yang menginap di hotel bintang mengalami penurunan masing-masing sebesar 1,50 persen dan 9,73 persen.

“Hotel kita Januari ini, baik tingkat hunian dan rata-rata menginap mengalami penurunan dibanding Desember,” ungkap Kepala BPS Sulawesi Tengah Faisal Anwar, baru-baru ini.

Menurutnya, pada Desember akhir tahun lalu jumlah tamu hotel meningkat karena adanya masa libur, diantaranya ada libur panjang hari raya Natal dan menyambut tahun baru.

“Pariwisata pada Januari turun dibandingkan Desember 2016. Namun jika dibandingkan periode yang sama Januari 2016 ternyata kita masih naik,” sebut Kepala Bidang Statistik dan Distribusi BPS Moh Wahyu Yulianto menambahkan.

Dibandingkan periode yang sama tahun 2016, terjadi peningkatan jumlah tamu pada hotel bintang selama Januari 2017 sebesar 11,30 persen. Dilihat dari asal tamu, terjadi peningkatan pada jumlah tamu asing dan domestik yang menginap masing-masing sebesar 50,57persendan 10,96persen.

“Tingkat peningkatan TPK-nya ternyata mengalami penurunan. Dibandingkan tahun lalu juga relatif mengalami penurunan. Ternyata beberapa hotel juga melakukan diskon karena lagi sepi tamu hotel,” katanya.

Tingkat penghunian kamar (TPK) merupakan perbandingan antara malam kamar terjual dengan malam kamar tersedia selama periode waktu tertentu. TPK selama Januari 2017 sebesar 26,76 persen atau turun 3,21 persen poin dibandingkan Desember 2016 yang sebesar 29,97 persen. TPK hotel bintang dan melati masing-masing tercatat 41,01 persen atau turun 15,50 persen poin dan 25,63 persen atau turun 2,97 persen poin.

“Rata-rata tamu menginap masih sama yakni selama dua hari. Orang masih lebih senang di hotel berbintang dibandingkan hotel melati,” jelas dia.

Berdasarkan klasifikasi hotel, terjadi penurunan pada hotel bintang dan  melati masing-masing sebesar 2,70 persen poin dan 0,70 persen poin.

Sementara untuk tingkat penghunian tempat tidur (TPTT) selama Januari 2017 sebesar 47,68 persen atau naik 14,58 persen poin dibandingkan Desember 2016. TPTT hotel bintang tercatat 79,23 persen atau naik sebesar 6,77 persen poin dan pada hotel melati tercatat 45,18 persen atau naik 14,11 persen poin.

Dibandingkan periode yang sama tahun 2016, terjadi peningkatan TPTT sebesar 20,24persen poin menjadi 47,68persenpada Januari 2017.Dilihat dari klasifikasi hotel, terjadi peningkatan pada hotel bintang dan melati masing-masing sebesar 36,04 persen poin dan 18,55 persen poin.

Rata-rata Lama Tamu Menginap (RLTM) selama Januari 2017, RLTM tercatat 2,48 hari atau naik 0,91 hari dibandingkan Desember 2016.

Dibandingkan periode yang sama tahun 2016, RLTM mengalami peningkatan sebesar 0,94 hari pada Januari 2017.Dilihat dari klasifikasi hotel, RLTM pada hotel bintang dan melati mengalami peningkatan masing-masing sebesar 0,38 hari dan 0,98 hari.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.