Sunday, 17 December, 2017 - 16:00

Baku Tembak di Poso Pesisir diduga kelompok Santoso dan Polisi

Ilustrasi. (Foto : Ist)

Poso, Metrosulawesi.com - Terjadi baku tembak diduga antara kelompok sipil bersenjata dan polisi di kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (07/10/2014).

Baku tembak terjadi sekitar pukul 08:00 WITA di kaki gunung antara desa  Tangkura dan Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan.

Menurut warga, saat mereka hendak pergi ke sekolah pagi tadi situasi masih aman. Nanti sekitar pukul 08:00 WITA mereka mendengar suara tembakan bersahut-sahutan, mereka terjebak dan tidak berani kembali ke kampung.

“Banyak Brimob di sini, masih baku tembak di kampung atas, kita masih sembunyi di dalam sekolah sama anak-anak sekolah di Tangkura ini,”  kata salah seorang guru kepada Metrosulawesi.com melalui sambungan telefon.

Saksi yang tidak ingin disebut namanya mengaku, Senin malam  di kampung Dewua di depan rumah warga ditemukan bom.

Sementara Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1307 Poso Letnan Kolonel Inf  Firmansyah mengakui,  baku tembak antara Brimob dan pasukan sipil bersenjata terduga teroris kelompok Santoso alias Abu Wardah.

“Saat ini saya terima laporan masih terjadi baku tembak. Saya terus berkomunikasi dengan Kapolres Poso, saat ini beliau di lapangan dalam operasi bersama Densus, Brimob mengejar kelompok sipil bersenjata gunung Tamanjeka,,” kata  Letkol Eron melalui sambungan telefon.

Pihaknya belum mendapat laporan adanya korban jiwa. Dalam operasi itu, TNI, kata Letkol Eron diperbantukan mengamankan titik-titik masuk pegunungan. “Ada pasukan kita dari TNI yang backup, menjaga jalan-jalan masuk pegunungan, kita hanya membackup saja,” kata Letkol Eron. (UB)

 

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.