Monday, 24 April, 2017 - 21:27

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

Bandar Narkoba Miliki Senjata dan Amunisi, Anggota Polri Diduga Terlibat

BABUK - Barang bukti (babuk) yang disita polisi saat penangkapan tersangka kasus narkoba, Moh Safii alias Ipin yang ditangkap Sabtu 8 April 2017 lalu. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Polda Sulawesi Tengah menyelidiki dugaan keterlibatan anggota Polri dengan seorang bandar narkoba, Moh Safii alias Ipin yang ditangkap Sabtu 8 April 2017 lalu. Pasalnya, saat Ipin ditangkap selain sabu-sabu, sejumlah barang bukti juga disita di antaranya senjata pelontar gas air mata atau disebut juga senjata senjata laras licin flash ball.

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto mengatakan, penanganan pengembangan tersangka bandar narkoba yang ditangkap di Jalan Manunggal, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan itu tetap berada di Polres Palu. Adapun penanganan yang dilakukan Polda Sulteng hanya pada ditemukannya senjata khusus penanganan kerusuhan massa, milik Polri.

“Terkait dengan senpi (senjata api), pihak Polda akan mengecek di bagian perlengkapan dan tetap akan ditindaklanjuti,” ungkap Hari Suprapto saat ditemui wartawan, Senin 17 April 2017 di Mapolda Sulteng.

Dia membenarkan bahwa penanganan kasus senjata tersebut sudah dilakukan oleh Kriminal Umum (Krimum) dan juga dari tim Propam Polda Sulteng untuk mengecek senjata yang ada pada anggota Polri di bagian logistik yang dimiliki jajaran Polda Sulteng.

“Kalau terdapat ada yang melakukan kelalaian pasti akan dikenakan sanksi, sebab senjata tersebut kemungkinan bisa saja tertinggal dan diambil oleh pelaku ini. Ataupun ada dugaan ada anggota yang terlibat dengan pelaku,” kata mantan Kapolres Buol ini.

Diberitakan sebelumnya, Polres Palu menangkap Moh Safii alias Ipin di jalan Manunggal, Palu sekitar pukul 10.40 Wita Sabtu 7 April 2017 lalu.  Saat penangkapan tersebut, sebanyak 15 gram paket sabu-sabu disita.

Selain sabu-sabu, polisi juga menyita puluhan barang bukti berupa tiga butir amunisi karet panjang 5.56, sembilan belas butir amunisi tajam putih kaliber 5.56, satu butir amunisi panjang kaliber 7.62, 1 butir amunisi panjang kaliber 7.8, 2 butir amunisi kuning tajam kaliber 5.56, 8 butir amunisi kaliber 3.8 , 1 butir amunisi kaliber 3.58 , 4 butir amunisi kaliber 6 , 13 butir amunisi kaliber 9.

Selain itu, tiga pucuk senjata rakitan, 1 bungkus amunisi senapan angin, 1 buah flashball, 1 buah pemukul baseball, 2 buah senapan angin, 4 buah parang, 1 buah samurai, 1 buah keris, 2 buah pisau, 1 buah badik, 6 buah amunisi flashball, 1 buah sarung senjata, 2 buah laras senapan angin, 1 buah ponsel,  7 buah macis, 1 buah mesin air, 1 dos matalas , 1 buah layar monitor GTC, 1 buah gurinda, 1 buah mesin bor merk modern, 1 buah hair dryer merk seller, 1 buah mesin pembakar kur merk pillips, 1 buah kingerer, 2 buah mikrovon.

Satu buah pompa merk atlantis, 4 buah cctv, 1 keranjang perkakas,  1 keranjang alat motor, 1 buah PlayStation 2, 1 buah,rompi hitam, 1 buah helm merk honda warna hitam, 2 ban motor dan velg, 1 buah skap mesin merk modern, 1 buah mesin pres plastic, 1 buah stapler, 2 buah ac, 2 buah velg scarlet warna biru, 1 buah mesin mio+ban, 1 buah mesin Kaisar, 1 buah kompresor warna orange, 6 buah dop motor, 2 buah lampu sepeda motor Jupiter, 1 unit sepeda motor  trail warna hitam, 1 unit sepeda motor RX King warna hitam No. mesin : 4X8-53119K, 1 unit sepeda motor honda beat No. mesin : JF51E-2779269, Sekitar kurang lebih 15 Gram Sabu-Sabu, 1 unit Bong, 1 kotak peralatan alat hisab sabu.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.