Monday, 18 June, 2018 - 19:48

Bangkep Bakal Reklamasi Pantai 25 Hektar

FOTO BERSAMA - Sekda Provinsi Sulteng, Moh Hidayat Lamakarate didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sulteng, Hasanuddin Atjo dan beberapa kepala OPD terkait foto bersama usai rapat dengan Pemkab Bangkep di Ruang Rapat Polibu  Kantor Gubernur Sulteng, Kamis, 18 Januari 2018. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Kepulauan (Bangkep) akan melakukan reklamasi pantai di daerahnya seluas 25 hektar. Titik reklamasi dipusatkan di Pantai Salakan.
 
Hal ini terungkap di rapat bersama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dengan Pemkab Bangkep di Ruang Rapat Polibu  Kantor Gubernur Sulteng, Kamis, 18 Januari 2018.

Rapat ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulteng, Moh Hidayat Lamakarate didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sulteng, Hasanuddin Atjo dan beberapa kepala OPD terkait.

Kepada Hidayat, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkep, Rahmat Laboho menerangkan alasan akan dilakukannya reklamasi karena kondisi wilayah daerah ibu kota Bangkep keterbatasan lahan.

“Luas lokasi yang akan direklamasi 25 hektar, dengan volume material 1.000.000 M2 dan sumber material seluas 15.71 hektar,” terang Rahmat.

Selain untuk menata perwajahan ibu kota Bangkep, reklamasi kata Kepala BPBD juga untuk mencegah terjadinya bencana erosi.

“Untuk itulah sehingga Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengajukan permohonan untuk dapat difasilitasi atas rencana pelaksanaan reklamasi Pantai Salakan,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Hidayat mengatakan rencana reklamasi Pantai Salakan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku. Pemprov kata Sekda akan memberikan bantuan untuk mewujudkan apa yang diusulkan Pemkab Bangkep.

“Yang penting bahwa pelaksanaan reklamasi tersebut untuk kemaslahatan masyarakat. Karena jangan sampai tujuan pelaksanaan reklamasi untuk menanggulangi terjadinya bencana, justru menimbulkan bencana baru akibat pengambilan material reklamasi,” ujar Hidayat.
 
 
Editor: Syamsu Rizal