Friday, 15 December, 2017 - 22:10

Bangunan di Atas Rumija Harus Dibongkar Jika Dibutuhkan Pemerintah

Hotel Grand Sahara. (Foto : Metrosulawesi/Eddy)

Palu, Metrosulawesi.com – Kepala Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Palu, Ichsan Hamzah mengungkapkan bahwa telah ada komitmen dari Hotel Grand Sahara terhadap Ruang Milik Jalan (Rumija) yang digunakannya sebagai lahan pembangunan. Menurutnya, komitmen harus ditaati oleh pihak Hotel Grand Sahara.

“Penggunaan DSB oleh pihak Hotel Grand Sahara telah diberikan izin karena ada komitmen yang mereka berikan. Dan mereka menandatangani komitmen tersebut dengan Dinas Tata Ruang bahwa jika suatu waktu Pemerintah Kota Palu membutuhkan, pihak Hotel Grand Sahara harus bersedia bangunan di daerah rumija  tersebut untuk dibongkar,” kata Ichsan Hamzah usai acara serah terima jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih di Kantor Wlai Kota Palu, Rabu (17/2/2016).

“Jadi selama rumija belum digunakan, kami mengizinkan Hotel Grand Sahara untuk membangun di area rumija tersebut. Jadi sebenarnya tidak ada yang salah, baik pemerintah atau pihak hotel. Karena pihak hotel telah menandatangani komitmen tersebut, sehingga sewaktu-waktu pemerintah membutuhkan area tersebut untuk pelebaran jalan misalnya, pihak hotel harus mengizinkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ichsan mengatakan bahwa izin yang dikeluarkan pihaknya terhadap Hotel Grand Sahara berdasarkan rekomendasi dinas teknis yaitu Dinas Tata Kota.

“Untuk kami dari perizinan, ketika kami melihat rekomendasi dari dinas teknis, saya pun menandatangani perizinannya. Dan tidak ada satu pun izin yang saya keluarkan tanpa rekomendasi dari dinas teknis,” jelasnya.

“Jadi apapun izin yang kami keluarkan kami melakukan koordinasi dengan dinas teknis, untik dapat atau tidak dapat dikeluarkan izinnya. Dan untuk measalah izin Hotel Grand Sahara telah selesai semuanya, baik itu IMB atau HO,” tambahnya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.