Tuesday, 26 September, 2017 - 17:14

Banjir Menenggelamkan tiga Kecamatan di Banggai, Ratusan Warga Terjebak Banjir

Petugas BPBD Banggai mengevakuasi korban banjir. (Foto : Andi Baso)

Banggai, Metrosulteng.com - Banjir yang melanda tiga Kecaman di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah  Jumat, (15/8/2014) memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Namun 53 kepala keluarga dari Desa Ondo, Kecamatan Batui hingga malam pukul 20:00 wita belum dapat dievakuasi, mereka masih terisolir terjebak banjir.

“Desa tersebut belum mendapat bantuan karena ketinggian air dibadan jalan mencapai tiga meter akibat luapan sungai Bakung sehingga kami mengalami kesulitan untuk mengevakuasi dan memberi bantuan kepada mereka,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Banggai, Yoktan Lanipi kepada metrosulteng.com Jumat, (15/8/2014).

Yoktan mengaku, pihaknya mengalami kesulitan mengevakuasi banyaknya warga karena terbatasnya tenaga serta fasilitas perahu karet milik BPBD yang hanya ada satu buah. Saat ini pihaknya berusaha meminta tolong kepada pihak terkait untuk mengevakuasi 300 karyawan perusahan Job Pertamina Medco yang terjebak banjir di desa Paisubololi, Kecamatan Batui Selatan.

“Masih ada lagi karyawan perusahaan yang malam ini belum bisa keluar dari desa karena terjebak banjir,” katanya mengkhawatirkan bila hujan terus mengguyur kemungkinan banjir susulan bisa lebih besar dan mambahayakan nyawa mereka.

Pemda Banggai melalui BPBD mengaku, telah telah membuka dua posko dan menyalurkan bantuan emergency sebanyak 300 dos mie instan, 300 dos air mineral serta obat obatan. BPBD belum mengumpulkan data jumlah pasti pengungsi.

Banjir terjadi akibat meluapnya sungai Batui dan Sungai Bakung terjadi sejak Jumat siang setelah diguyur hujan sepanjang hari membuat tiga kecamatan masing-masing kecamatan Kintom, Batui dan Kecamatan Batui Selatan terendam banjir. (***)


Editor : Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.