Sunday, 24 September, 2017 - 16:27

Bank Sulteng Disuntik Rp180,8 M

Gedung PT Bank Sulteng. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Bank Sulteng mendapatkan suntikan modal sebesar Rp180,8 miliar. Penyertaan modal itu telah disetujui Pansus (panitia khusus) DPRD Sulteng. Modal sebesar itu akan dicairkan selama lima tahun.

Penyertaan modal ke bank milik Pemda itu terungkap dalam laporan pansus dalam sidang paripurna di DPRD Sulteng, Senin 15 Mei. Pansus melalui juru bicaranya, Suprapto Dg Situru melaporkan, dari empat ranperda penyertaan modal yang diusulkan hanya satu yang disetujui menjadi perda. Yaitu perda mengenai penyertaan modal ke Bank Sulteng. Sementara tiga ranperda lainnya masih ditunda dan satu lagi ditolak.

Dalam laporannya Suprapto menyampaikan, penyertaan modal ke Bank Sulteng diberikan selama lima tahun berturut-turut. Yaitu, dimulai tahun 2017 dengan anggaran sebesar Rp34 miliar lebih, tahun 2018 Rp34 miliar lebih, tahun 2019 Rp36,5 miliar lebih, tahun 2020 36,5 miliar lebih dan 2021 37,8 miliar lebih.

“Total anggaran penyertaan modal kepada Bank Sulteng selama lima tahun yakni Rp180,8 miliar lebih,” ungkap Suprapto.

Sedangkan penyertaan modal kepada PT Bangun Palu Sulteng (BPD) akan dibahas pada masa sidang ke dua tahun 2017, karena masih menunggu pengesahan Perda penyertaan modal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palu. Sebab, Pemprov Sulawesi Tengah sebagai pemegang saham terkecil seyogyanya menunggu keputusan dari pemegang saham terbesar yakni Pemkot Palu.

Sementara untuk penyertaan modal kepada PT Pembangunan Sulteng belum bisa diberikan mengingat masih banyak masalah yang mesti diselesaikan. Dan masih menunggu hasil audit keuangan oleh lembaga yang ditugaskan.

“Karena masih banyak persoalan di tubuh PT Pembangunan Sulteng, maka pembahasannya belum bisa dilanjutkan sembari menunggu hasil audit keuangannya,” ujar Suprapto.

Begitupun dengan Ranperda penyertaan modal kepada Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) pembahasannya tidak bisa dilanjutkan karena dari awal sudah bertentangan dengan aturan perundang-undangan sebagaimana hasil konsultasi Pansus ke Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu.

Sidang paripurna yang dipimpin Alimudin Paada akhirnya menyetujui Ranperda penyertaan modal kepada Bank Sulteng menjadi Perda. Dengan demikian tahun ini Bank Sulteng akan mulai menerima kucuran dana sebesar Rp34 miliar lebih.

 

Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.